Pengaruh Perbedaan Suhu dan Lama Penyimpanan ASI Pada Aktivitas Antimikroba Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Tajrina, Rizka
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI, Lama penyimpanan, Suhu penyimpanan, Aktivitas Antimikroba, Escherichia coli.
DOI:
-
Abstract :
ASI perah merupakan ASI yang diperah oleh ibu dan disimpan untuk diberikan kepada bayi selama ibu bekerja diluar rumah. Kualitas ASI yang disimpan tergantung pada suhu dan lama penyimpanan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah ada pengaruh suhu dan lama penyimpanan ASI
pada aktivitas antimikroba terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang
mencemari ASI. Penelitian ini adalah eksperimental murni dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari sampai bulan Agustus 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 ibu menyusui yang berada di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari kota Bukittinggi. ASI yang memenuhi kriteria sampel lalu diperah sebanyak 8 ml. Selanjutnya dilakukan penyimpanan dan pemeriksaan ASI di Laboratorium Sentral Sains Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Analisa data menggunakan uji statistic Kruskal-Wallis. Pada hasil penelitian terdapat perbedaan aktivitas zona hambat antimikroba terhadap bakteri Escherichia coli setelah 6 jam dengan suhu ruang 20C -25C, setelah 7 hari pada penyimpanan freezer dengan suhu -15C dengan dan setelah 14 hari pada penyimpanan freezer dengan suhu -15C dengan nilai p 0.000 < 0.05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh suhu dan lama penyimpanan pada aktivitas antimikroba terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang mencemari ASI.
pada aktivitas antimikroba terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang
mencemari ASI. Penelitian ini adalah eksperimental murni dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari sampai bulan Agustus 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 ibu menyusui yang berada di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari kota Bukittinggi. ASI yang memenuhi kriteria sampel lalu diperah sebanyak 8 ml. Selanjutnya dilakukan penyimpanan dan pemeriksaan ASI di Laboratorium Sentral Sains Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Analisa data menggunakan uji statistic Kruskal-Wallis. Pada hasil penelitian terdapat perbedaan aktivitas zona hambat antimikroba terhadap bakteri Escherichia coli setelah 6 jam dengan suhu ruang 20C -25C, setelah 7 hari pada penyimpanan freezer dengan suhu -15C dengan dan setelah 14 hari pada penyimpanan freezer dengan suhu -15C dengan nilai p 0.000 < 0.05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh suhu dan lama penyimpanan pada aktivitas antimikroba terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang mencemari ASI.