Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Bidan Dalam Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pertolongan Persalinan Normal di PMB Kota Sungai Penuh Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Arnanada, Lisa
Advisor:
Nurhayati
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi, ketersedian sarana prasarana, supervisi dan perilaku pencegahan.
DOI:
-
Abstract :
Bidan sebagai tenaga pertolongan persalinan memiliki resiko tertular COVID-19 dalam melakukan proses pertolongan persalinan normal. Hal ini dikarenakan COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat dan droplet. Sejak munculnya pandemi COVID-19 tahun 2019 dan kasusnya terus meningkat hingga sekarang, upaya mencegah risiko penularan COVID-9 pada petugas kesehatan terutama bidan dalam pertolongan persalinan normal adalah dengan mematuhi protap pertolongan persalinan normal yaitu berpedoman pada kaidah pencegahan infeksi dengan APD level
2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku bidan dalam pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal di PMB kota sungai penuh. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel 55
responden. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, uji statistik menggunakan chi-square.
Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 55 responden, (49,1%) responden
perilaku pencegahan yang kurang baik, (50,9%) perilaku pencegahan baik. (45,5%) respoonden memiliki persepsi yang kurang baik, dan (54,5%) memiliki persepsi yang baik. (49,1%) responden memiliki ketersediaan sarana prasarana yang tidak lengkap, dan (50,1%) memiliki ketersediaan sarana prasarana yang lengkap. Untuk supervisI semua responden (100%) tidak mendapatkan supervisi tentanng pencegahan COVID- 19 pada pertolongan persalinan normal. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang
signifikan antara persepsi dan ketersediaan alat terhadap perilaku bidan dalam
pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal di PMB kota sungai penuh. Dapat disimpulkan bahwa masih ada bidan di PMB yang pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal kurang baik, dan tidak memiliki sarana prasarana lengkap. Diharapkan agar bidan PMB dapat memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan panduan pelayanan pada masa pandemi COVID-19 terhadap pertolongan persalinan normal pada ibu bersalin. Sehingga terhindar dari penularan COVID-19 pada ibu, anak dan bidan yang bertugas pada saat proses persalinan.
2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku bidan dalam pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal di PMB kota sungai penuh. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel 55
responden. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, uji statistik menggunakan chi-square.
Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 55 responden, (49,1%) responden
perilaku pencegahan yang kurang baik, (50,9%) perilaku pencegahan baik. (45,5%) respoonden memiliki persepsi yang kurang baik, dan (54,5%) memiliki persepsi yang baik. (49,1%) responden memiliki ketersediaan sarana prasarana yang tidak lengkap, dan (50,1%) memiliki ketersediaan sarana prasarana yang lengkap. Untuk supervisI semua responden (100%) tidak mendapatkan supervisi tentanng pencegahan COVID- 19 pada pertolongan persalinan normal. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang
signifikan antara persepsi dan ketersediaan alat terhadap perilaku bidan dalam
pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal di PMB kota sungai penuh. Dapat disimpulkan bahwa masih ada bidan di PMB yang pencegahan penularan COVID-19 pada pertolongan persalinan normal kurang baik, dan tidak memiliki sarana prasarana lengkap. Diharapkan agar bidan PMB dapat memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan panduan pelayanan pada masa pandemi COVID-19 terhadap pertolongan persalinan normal pada ibu bersalin. Sehingga terhindar dari penularan COVID-19 pada ibu, anak dan bidan yang bertugas pada saat proses persalinan.