Pemberian Buah Pepaya Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Praktek Mandiri Bidan Rosnaida Kabupaten Kampar Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Lathifah, Nurlaila
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Fitri, Nina
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Buah Pepaya, produksi ASI, Ibu Menyusui
.
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang fenomena yang terjadi adalah pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik. Cakupan ASI Eksklusif di Praktek Bidan Mandiri Kab.Kampar masih dibawah target, hal ini dapat disebabkan oleh produksi ASI yang masih kurang tercukupi. Laktagogum merupakan zat yang dapat meningkatkan produksi ASI,yang mana laktagogum terdapat di buah pepaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di PMB Rosnaida tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental.Rancangan penelitian quasi experimental dan desain one group pre test and post test design. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang sedang menyusui di BPM Rosnaida sebanyak 10 orang. Teknik yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis bivariat menggunakan Uji paired sampel t test. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 10 responden, rata-rata produksi ASI diihat dari
frekuensi BAK bayi sebelum diberikan buah pepaya pada ibu menyusui dengan nilai SD : 2,7 nilai minimal 2 dan maksimal 10.Setelah konsumsi buah pepaya rata-rata produksi ASI diihat dari frekuensi BAK bayi pada ibu menyusui dengan nilai SD : 1,35 nilai minimal 8 dan maksimal 12 berdasarkan uji statistic dengan menggunakan uji paired sample t-test diperoleh p=0,0005 dapat diartikan ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap produksi ASI dilihat dari frekuensi BAK bayi di BPM Rosnaida Kab.Kampar. Disarankan bagi ibu menyusui agar produksi ASI nya meningkat bisa mengkonsumsi buah pepaya selama menyusui, karena pemberian buah pepaya dijadikan sebagai alternatif pengobatan secara non farmakologis.
frekuensi BAK bayi sebelum diberikan buah pepaya pada ibu menyusui dengan nilai SD : 2,7 nilai minimal 2 dan maksimal 10.Setelah konsumsi buah pepaya rata-rata produksi ASI diihat dari frekuensi BAK bayi pada ibu menyusui dengan nilai SD : 1,35 nilai minimal 8 dan maksimal 12 berdasarkan uji statistic dengan menggunakan uji paired sample t-test diperoleh p=0,0005 dapat diartikan ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap produksi ASI dilihat dari frekuensi BAK bayi di BPM Rosnaida Kab.Kampar. Disarankan bagi ibu menyusui agar produksi ASI nya meningkat bisa mengkonsumsi buah pepaya selama menyusui, karena pemberian buah pepaya dijadikan sebagai alternatif pengobatan secara non farmakologis.