Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsumsi Sayur Dan Buah Anak Usia 6-9 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tonang Kabupaten Pasaman Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nova, Trizia
Advisor:
Oktavianis
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Konsumsi Sayur Dan Buah, Anak Usia 6-9 Tahun.
DOI:
-
Abstract :
Konsumsi sayur dan buah pada anak penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak serta meningkatkan kekebalan tubuh anak. Berdasarkan data Riskesdas 2018, di Indonesia kelompok umur 6-9 tahun menjadi kelompok umur dengan persentase tertinggi kurang konsumsi sayur dan buah sebesar 96,9% yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
konsumsi sayur dan buah anak usia 6-9 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tonang Kabupaten Pasaman Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini sebantak 63 responden anak usia 6-9 tahun beserta ibu anak yang diambil dengan teknik
probability sampling dengan metode Proportionate Stratified Random Sampling dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan = 0.05. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan FFQ (Food Frequency Questionare) kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi pendidikan ibu yang tinggi 36 responden 42.9%, pendapatan keluarga tinggi sebanyak 8 responden (12.7%), pengetahuan ibu baik sebanyak 37 responden (58.7%), kesukaan sayur dan buah yang suka sebanyak 31
responden (49.2%), ada tersedia sayur dan buah sebanyak 44 responden (69.8%), pernah terpapar media massa 51 responden (81%), praktik kontrol konsumsi sayur dan buah yang baik sebanyak 32 responden (50.8%), konsumsi sayur da buah yang cukup sebanyak 27 responden (42.9%). Dari hasil analisis terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga (p = 0.017 : OR = 12.250), pengetahuan ibu (p= 0.0000 : OR = 14.154) dengan konsumsi sayur dan buah anak usia 6-9 tahun. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu adalah variabel yang beresiko terhadap konsumsi sayur dan buah anak usia 6-9 tahun. Perlunya meningkatkan pengetahuan para ibu dengan mengadakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi.
Download From Google Drive