Faktor Kepatuhan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ibuh Kota Payakumbuh Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Masyithoh
Advisor:
Hasnita, Evi
Susanty, Shantrya Dhelly
Susanty, Shantrya Dhelly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kepatuhan pencegahan Covid-19, pengetahuan, sikap, peran keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Coronavirus Disease adalah penyakit yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, mlai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti MERS dan
SARS. Pravelensi Covid-19 di Kota Payakumbuh sebanyak 23 kasus dan 7 kasus berada di wilayah Puskesmas Ibuh yang menjadikan Puskesmas Ibuh sebagai kasus terbanyak dari 7 Puskesmas lainnya di Kota Payakumbuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor kepatuhan masyarakat dalam upaya
pencegahan Covid-19 diwilayah kerja Puskesmas Ibuh Kota Payakumbuh Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada diwilayah kerja Puskesmas Ibuh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2021 dengan sampel berjumlah 200 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dan observasi dengan panduan kusioner, kemudian data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil analisis Univariat diketahui 94,5% responden memiliki pengetahuan tinggi, 86% memiliki sikap positif, 74% memiliki peran keluarga baik dan kepatuhan pencegahan Covid-19 50% reponden sudah patuh dan 50% responden tidak patuh. Hasil Bivariat diperoleh adanya hubungan antara pengetahuan (p = 0,013 dan OR = 11,000), sikap (p = 0,000 dan OR = 66,857) dan peran keluarga (p = 0,000 dan OR = 22,154). Kesimpulan dari penelitian menyatakan bahwa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 adalah pengetahuan, sikap dan peran keluarga. Peran keluarga paling berpeluang dalam mencegahan penularan Covid-19 dan meningkatkan kepatuhan pencegahan Covid-19, maka disarankan kepada Puskesmas agar bekerjasama dengan orang tua atau Kepala Keluarga dalam membina, membimbing dan melindungi kesehatan dan kebersihan anggota keluarga demi meningkatkan derajat kesehatan dan terhindar dari penularan Covid-19.
SARS. Pravelensi Covid-19 di Kota Payakumbuh sebanyak 23 kasus dan 7 kasus berada di wilayah Puskesmas Ibuh yang menjadikan Puskesmas Ibuh sebagai kasus terbanyak dari 7 Puskesmas lainnya di Kota Payakumbuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor kepatuhan masyarakat dalam upaya
pencegahan Covid-19 diwilayah kerja Puskesmas Ibuh Kota Payakumbuh Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada diwilayah kerja Puskesmas Ibuh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2021 dengan sampel berjumlah 200 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dan observasi dengan panduan kusioner, kemudian data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil analisis Univariat diketahui 94,5% responden memiliki pengetahuan tinggi, 86% memiliki sikap positif, 74% memiliki peran keluarga baik dan kepatuhan pencegahan Covid-19 50% reponden sudah patuh dan 50% responden tidak patuh. Hasil Bivariat diperoleh adanya hubungan antara pengetahuan (p = 0,013 dan OR = 11,000), sikap (p = 0,000 dan OR = 66,857) dan peran keluarga (p = 0,000 dan OR = 22,154). Kesimpulan dari penelitian menyatakan bahwa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 adalah pengetahuan, sikap dan peran keluarga. Peran keluarga paling berpeluang dalam mencegahan penularan Covid-19 dan meningkatkan kepatuhan pencegahan Covid-19, maka disarankan kepada Puskesmas agar bekerjasama dengan orang tua atau Kepala Keluarga dalam membina, membimbing dan melindungi kesehatan dan kebersihan anggota keluarga demi meningkatkan derajat kesehatan dan terhindar dari penularan Covid-19.