Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Operator Di SPBU Kota Bukittinggi Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Norizal, Dio
Advisor:
Aprilliani, Cici
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beban kerja, ergonomi, kelelahan, lama, motivasi, pengetahuan.
DOI:
-
Abstract :
World Health Organization (WHO) dalam model kesehatan yang dibuat sampai tahun 2020 mengatakan bahwa gangguan psikis berupa perasaan lelah menjadi penyakit pembunuh nomor 2 setelah penyakit jantung. Hasil penelitian
yang dilakukan Kementrian tenaga kerja Jepang terhadap 16 ribu tenaga kerja dari 12 ribu perusahaan menunjukkan bahwa 65% tenaga kerja mengeluhkan kelelahan fisik akibat kerja rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja operator di SPBU Kota Bukittinggi. Berdasarkan data awal yang dilakukan terdapat beberapa petugas operator SPBU mengalami adanya keluhan kelelahan akibat pekerjaan seperti hilang konsentrasi, nyeri dibagian tangan dan kaki, merasa berat dan kaku dikepala akibat beban kerja yang dilakukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan ujichi-quare. Populasi pada penelitian ini berjumlah 41 responden dengan menggunakan teknik Total
Sampling. Penelitian ini dilaksanakan di tiga SPBU yang ada di kota Bukittinggi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan
kelelahan kerja adalah lama kerja (Pvalue =0,0001), Pengetahuan (Pvalue =0,019), motivasi (Pvalue =0,046), beban kerja (Pvalue =0,010), dan ergonomi (Pvalue =0,004). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah.faktor yang paling berhubungan yaitu lama kerja. Disarankan bagi responden untuk dapat mengatur durasi dalam bekerja dan dapat memanfaatkan waktu istirahat dengan baik agar terhindar dari kelelahan kerja.
Download From Google Drive