Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Di SMA Negeri 1 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Dea Elsa
Advisor:
Nurhayati
Adriani
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, HIV/AIDS.
DOI:
-
Abstract :
HIV(Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) telah menjadi masalah darurat global. Diseluruh dunia 35 juta orang hidup dengan HIV dan 19 juta orang yang tidak mengetahui status HIV
positif mereka. Provinsi Sumatera Barat merupakan jumlah penderita HIV/AIDS
yang cukup banyak di Indonesia hal ini menyebabkan peneliti ingin meneliti
tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS di SMA N 1 Nan Sabaris. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Nan Sabaris dilakukan bulan juli 2021. penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasiadalahsiswa SMA N 1 Nan Sabaris sebanyak 1101.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposivesampling didapatkan sampel91 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 46 responden (50,5%) berpengetahuan tinggi dan 45responden (49,5%) berpengetahuan rendah,
46 responden (50,5%) memiliki sikap negative dan 45responden (49,5%) memiliki sikap positif,59responden (64,8%) meyatakan ada informasi dan 32 responden (35,2%) tidak ada informasi, 52responden (57,1%) memiliki perilaku positif dan 39 responden (42,9%) memiliki perilaku negative.Adahubungan signifikan antarasikap (p value=0,043) dan informasi (pvalue=0,0005) terhadap perilaku remaja dengan pencegahan HIV/AIDS. Tidak ada hubungan antara pengetahuan (pvalue=0,348) terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan signifikan antara sikap dan informasi terhadap perilaku remaja dengan pencegahan HIV/AIDS. Tidak ada hubungan antara pengetahuan terhadap pencegahan HIV/AIDS.
positif mereka. Provinsi Sumatera Barat merupakan jumlah penderita HIV/AIDS
yang cukup banyak di Indonesia hal ini menyebabkan peneliti ingin meneliti
tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS di SMA N 1 Nan Sabaris. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Nan Sabaris dilakukan bulan juli 2021. penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasiadalahsiswa SMA N 1 Nan Sabaris sebanyak 1101.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposivesampling didapatkan sampel91 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 46 responden (50,5%) berpengetahuan tinggi dan 45responden (49,5%) berpengetahuan rendah,
46 responden (50,5%) memiliki sikap negative dan 45responden (49,5%) memiliki sikap positif,59responden (64,8%) meyatakan ada informasi dan 32 responden (35,2%) tidak ada informasi, 52responden (57,1%) memiliki perilaku positif dan 39 responden (42,9%) memiliki perilaku negative.Adahubungan signifikan antarasikap (p value=0,043) dan informasi (pvalue=0,0005) terhadap perilaku remaja dengan pencegahan HIV/AIDS. Tidak ada hubungan antara pengetahuan (pvalue=0,348) terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan signifikan antara sikap dan informasi terhadap perilaku remaja dengan pencegahan HIV/AIDS. Tidak ada hubungan antara pengetahuan terhadap pencegahan HIV/AIDS.