Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan KB Pasca Persalinan Pada Ibu Nifas Di Masa Pandemi Covid -19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguak Panjang Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Yesi Emilia
Advisor:
Hasnita, Evi
Novela, Vina
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penggunaan KB, Ibu Nifas, Pandemi Covid 19.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan laporan Tahunan Seksi Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota
Bukittinggi 3 tahun terakhir di dapatkan data cakupan ibu yang menggunakan kontrasepsi pasca persalinan sebesar 172 orang (31,44%) pada tahun 2018, 98 orang (26,06%) pada tahun 2019 dan 38 orang (11,55%) pada tahun 2020. Data Puskesmas Guguak Panjang, KB pasca salin sebesar 31,44 % pada tahun 2018, 26,06 % pada tahun 2019 dan 2,13 pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pasca persalinan pada masa pandemic Covid 19 di
wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang. Metode Penelitian ini adalah cross sectional dengan rancangan penelitianPopulasi penelitian adalah Ibu Nifas di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang sebesar 263 responden, sedangkan sampel adalah sebahagian dari populasi yang terpilih mewakili populasi sebesar 40 responden cara pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan uji Chi Square. Hasil uji stasistik analisis bivariat yaitu penggunaan KB pasca persalinan pada ibu nifas didapatkan bahwa dari 40 responden hanya 22 responden (22%) yang memakai KB pasca nifas, Tingkat pengetahuan rendah sebanyak 30 orang (75%), tidak puas dengan pelayanan petugas kesehatan 4 orang (10%), dan dukungan keluarga yang tidak mendukung yaitu 21 orang (52,5%). Analisis Bivariat yaitu tidak terdapat hubungan antara pelayanan petugas dengan penggunaan KB pasca persalinan (P=0,57 OR=2). Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penggunaan KB pasca persalinan (P=0,000 OR=22,5) dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan KB Pasca Persalinan di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Tahun 2021 (P = 0.001< 0,05 dan OR= 21). Kesimpulan dari penelitian adalah tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga berhubungan dengan penggunaan KB pasca persalinan, diharapkan Puskesmas dapat memberikan promosi kesehatan inovatif yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan dapat memberikan informasi kepada keluarga sehingga keluarga memberikan dukungan untuk pemakaian KB.
Bukittinggi 3 tahun terakhir di dapatkan data cakupan ibu yang menggunakan kontrasepsi pasca persalinan sebesar 172 orang (31,44%) pada tahun 2018, 98 orang (26,06%) pada tahun 2019 dan 38 orang (11,55%) pada tahun 2020. Data Puskesmas Guguak Panjang, KB pasca salin sebesar 31,44 % pada tahun 2018, 26,06 % pada tahun 2019 dan 2,13 pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pasca persalinan pada masa pandemic Covid 19 di
wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang. Metode Penelitian ini adalah cross sectional dengan rancangan penelitianPopulasi penelitian adalah Ibu Nifas di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang sebesar 263 responden, sedangkan sampel adalah sebahagian dari populasi yang terpilih mewakili populasi sebesar 40 responden cara pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan uji Chi Square. Hasil uji stasistik analisis bivariat yaitu penggunaan KB pasca persalinan pada ibu nifas didapatkan bahwa dari 40 responden hanya 22 responden (22%) yang memakai KB pasca nifas, Tingkat pengetahuan rendah sebanyak 30 orang (75%), tidak puas dengan pelayanan petugas kesehatan 4 orang (10%), dan dukungan keluarga yang tidak mendukung yaitu 21 orang (52,5%). Analisis Bivariat yaitu tidak terdapat hubungan antara pelayanan petugas dengan penggunaan KB pasca persalinan (P=0,57 OR=2). Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan penggunaan KB pasca persalinan (P=0,000 OR=22,5) dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penggunaan KB Pasca Persalinan di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Tahun 2021 (P = 0.001< 0,05 dan OR= 21). Kesimpulan dari penelitian adalah tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga berhubungan dengan penggunaan KB pasca persalinan, diharapkan Puskesmas dapat memberikan promosi kesehatan inovatif yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan dapat memberikan informasi kepada keluarga sehingga keluarga memberikan dukungan untuk pemakaian KB.