Hubungan Perilaku, Pola Asuh Ibu Dan Peran Petugas Kesehatan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24 - 59 Bulan Di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Selviani
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Sari, Vitria Komala
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perilaku, Pola Asuh, Peran Petugas Kesehatan, Stunting.
DOI:
-
Abstract :
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting memiliki dampak terhadap kualitas sumber daya nutrisi satu generasi. Data dari WHO tahun 2017 terdapat 155 juta balita di dunia mengalami stunting. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku, pola asuh ibu dan peran petugas kesehatan dengan kejadian stunting pada anak usia 24 - 59 bulan di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi Tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan desain case control. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi.
Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari tahun 2020. Populasi yaitu pada kasus seluruh ibu yang memiliki anak usia 24-59 bulan yang mengalami stunting di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi yang berjumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki perilaku baik 48
responden (61,5%), pola asuh baik 42 responden (53,8%), peran petugas
kesehatan baik 52 responden (66,7%) dan tidak mengalami stunting 52 responden (66,7%).Hasil uji Chi square pada faktor perilaku ibu dengan p value 0,001 dan nilai OR 5,667, faktor pola asuh ibu dengan p value 0,030 dan nilai OR 3,281 dan faktor peran petugas kesehatan dengan nilai p value 0,000 dan nilai OR 6,721. Dapat di simpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh perilaku, pola asuh ibu dan peran petugas kesehatan.Diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang stunting di masyarakat.Selain itu disarankan bagi pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk dapat mengaktifkan kembali kelas balita di wilayah Puskesmas dan meningkatkan promosi kesehatan mengenai stunting di Posyandu.
Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari tahun 2020. Populasi yaitu pada kasus seluruh ibu yang memiliki anak usia 24-59 bulan yang mengalami stunting di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi yang berjumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki perilaku baik 48
responden (61,5%), pola asuh baik 42 responden (53,8%), peran petugas
kesehatan baik 52 responden (66,7%) dan tidak mengalami stunting 52 responden (66,7%).Hasil uji Chi square pada faktor perilaku ibu dengan p value 0,001 dan nilai OR 5,667, faktor pola asuh ibu dengan p value 0,030 dan nilai OR 3,281 dan faktor peran petugas kesehatan dengan nilai p value 0,000 dan nilai OR 6,721. Dapat di simpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh perilaku, pola asuh ibu dan peran petugas kesehatan.Diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang stunting di masyarakat.Selain itu disarankan bagi pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk dapat mengaktifkan kembali kelas balita di wilayah Puskesmas dan meningkatkan promosi kesehatan mengenai stunting di Posyandu.