Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Drop Out Alat Kontrasesi Suntik Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Di Wilayah Kerja Puskesmas Depati Tujuh Kabupaten Kerinci Tahun 2020

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Yanti, Winda Febri
Advisor:
Wulansari, Novi
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Drop Out, DMPA, Kontrasepsi, Suntikan.
DOI:
-
Abstract :
Pandemi Covid-19 menyebabkan terhambatnya akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang berakibat bertambahnya akseptor drop out KB. Drop out atau berhenti pakai kontrasepsi adalah akseptor yang keluar dari sistem penggunaan kontrasepsi. Drop out disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian drop out alat kontrasepsi suntik pada PUS Di Wilayah Kerja Puskesmas Depati Tujuh Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik kepada eluruh PUS di Desa Semumu Kecamatan Depati sebanyak 233 orang dengan pengambilan sampel 70 orang secara accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan pengolahan data dilakukan dengan teknik komputerisasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil analisa univariat diperoleh sebanyak 55,4% berpengetahuan tinggi, 63,1% tidak memiliki keluhan efek samping, 72,3% mendapatkan dukungan suami, dan 81,5% akseptor aktif kontrasepsi suntik. Dari hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara
pengetahuan (p value = 0,043 dan OR 4,950), keluhan efek samping (p value = 0,006 dan OR 7,600) dan dukungan suami (p value = 0,014 dan OR 5,345) dengan kejadian drop out kontrasepsi suntik. Dapat disimpulkan keluhan efek samping berpengaruh besar terhadap kejadian drop out kontrasepsi suntik Di Wilayah Kerja Puskesmas Depati Tujuh Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Saran bagi Puskesmas Depati Tujuh agar meningkatkan kegiatan penyuluhan rutin tentang KB sehingga dapat mengurangi angka drop out di wilayah Kerja Puskesmas Depati Tujuh.
Download From Google Drive