Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Tamiai Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Marsanda, Engga
Advisor:
Afriyanti, Detty
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Anemia, Ibu Hamil.
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO (2011), 40% kematian ibu dinegara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan. Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi zat besi dan pendarahan akut. Anemia dalam kehamilan merupakan masalah yang utama dinegara berkembang dengan tingkat morbiditas tinggi pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Tamiai tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021 di Puskesmas Tamiai. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang berkunjung ke Puskesmas Tamiai pada bulan November Desember 2020 sebanyak 39 orang. Sampel diambil dengan
teknik simple random sampling. Pengumpulan data dengan wawancara dan pengisian kuesioner.Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 39 responden, (51,3%) mengalami
anemia, (53,8%) mengatakan keluarga yang mendukung, (56,4%) memiliki
pengetahuan yang tinggi dan (53,8%) memiliki status ekonomi tinggi atau >UMR. Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dan status ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 0,000 < 0,05. Sedangkan, tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 1,000 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan status ekonomi
mempengaruhi kejadian anemia. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan
pemeriksaan kehamilan khususnya pemeriksaan kadar Hb untuk mencegah terjadinya anemia sejak dini pada masa kehamilan.
Download From Google Drive