Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR di RSU Mayjen H.A.Thalib Kabupaten Kerinci Tahun 2020

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Desti, Yuli
Advisor:
Nengsih, Widya
Wulandari, Novi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BBLR, Preterm, Gemeli, KPD, PEB.
DOI:
-
Abstract :
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan < 2.500 gram, akan membawa risiko kematian, gangguan pertumbuhan dan
perkembangan termasuk dapat berisiko menjadi pendek jika tidak tertangani
dengan baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang
Berhubungan dengan Kejadian BBLR di RSU Mayjen H.A.Thalib Kabupaten
Kerinci. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analatik dengan desain penelitian
Kohort Retrospektif yang dilakukan pada bayi baru lahir di RSU Mayjen H.A.
Thalib Kabupaten Kerinci pada bulan Maret 2021. Sampel penelitian sebanyak
337 orang, dengan menggunakn data sekunder. Teknik pengambilan sampel
Systematic random sampling. Pengolahan data dengan langkah editing, coding,
entry, dan cleaning. Analisa penelitian menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian BBLR dengan bayi lahir Preterm dengan P-value 0.000 dan OR 4,454. terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian BBLR dengan Gemeli dengan P-value 0.000 dan OR 3,934 , terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian BBLR dengan KPD dengan P-value 0.000 dan OR 2,818, terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian BBLR dengan PEB dengan P-value 0.000 dan OR 3,486 Dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara Preterm,Gemeli, KPD dan PEB dengan kejadian BBLR. Preterm memiliki hubungan paling erat penyebab BBLR di RSU Mayjen H.A.Thalib Kabupaten Kerinci. Di harapkan hasil penelitian ini bisa menjadi informasi untuk RSU Mayjen H.A.Thalib Kabupaten Kerinci dalam rangka menurunkan angka kejadian BBLR dan angka kematian Bayi (AKB) akibat BBLR.
Download From Google Drive