Gambaran Penyebeb Kejadian Postpartum Blues Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Oktavia, Celsi
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kejadian Postpartum Blues.
DOI:
-
Abstract :
Postpartum blues atau sering juga disebut maternity blues atau sindroma
ibu baru dimengerti sebagai suatu sindroma gangguan efek ringan yang sering
tampak dalam minggu pertama setelah persalinan. Data dari penelitian di seluruh dunia secara tegas menunjukkan bahwa sekitar 50-75% wanita mengalami postpartum blues, sedangkan angka kejadian postpartum blues di asia cukup tinggi dan bervariasi antara 26-85%. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di ruang rawatan kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi 90. Pengambilan sampel menggunakan teknik proposional sampling dengan besaran sampel sebanyak 48 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 48 responden didapatkan 29 orang (60.4%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi, dari 48 responden didapatkan 36 orang (75.0%) memiliki sikap yang baik, dari 48 responden didapatkan 36 orang (75.0%) memiliki motivasi yang mendukung, dari 48 responden didapatkan 44 orang (91.7%) tidak mengalami postpartum blues. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, motivasi ibu tentang
postpartum blues tinggi, baik, mendukung, dan kejadian postpartum blues pun
tidak ada, Berdasarkan hasil diatas, diharapkan rumah sakit maupun petugas
kesehatan meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan.
ibu baru dimengerti sebagai suatu sindroma gangguan efek ringan yang sering
tampak dalam minggu pertama setelah persalinan. Data dari penelitian di seluruh dunia secara tegas menunjukkan bahwa sekitar 50-75% wanita mengalami postpartum blues, sedangkan angka kejadian postpartum blues di asia cukup tinggi dan bervariasi antara 26-85%. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di ruang rawatan kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi 90. Pengambilan sampel menggunakan teknik proposional sampling dengan besaran sampel sebanyak 48 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 48 responden didapatkan 29 orang (60.4%) memiliki tingkat pengetahuan tinggi, dari 48 responden didapatkan 36 orang (75.0%) memiliki sikap yang baik, dari 48 responden didapatkan 36 orang (75.0%) memiliki motivasi yang mendukung, dari 48 responden didapatkan 44 orang (91.7%) tidak mengalami postpartum blues. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, motivasi ibu tentang
postpartum blues tinggi, baik, mendukung, dan kejadian postpartum blues pun
tidak ada, Berdasarkan hasil diatas, diharapkan rumah sakit maupun petugas
kesehatan meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan.