Literature Review : Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Santia, Viona
Advisor:
Nurdin
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Musculoskeletal Disorders (MSDs), pekerja.
DOI:
-
Abstract :
Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan gangguan yang mempengaruhi pergerakan tubuh atau sistem otot rangka manusia (Kroemer dan Grandjean, 1997). Sedangkan menurut NIOSH (1997) yang dimaksud dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah sekelompok kondisi patologis yang mempengaruhi fungsi normal dari jaringan halus sistem musculoskeletal yang mencakup struktur penunjang seperti saraf, tendon, otot dan struktur penunjang lainnya seperti discus intervertebral. Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan yang berada pada bagian otot skeletal atau otot rangka yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Apabila otot menerima beban statis secara berulang dan dalam jangka waktu cukup lama maka akan dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada sendi, ligamen dan tendon. Faktor penyebab terjadinya keluhan muskuloskeletal adalah peregangan otot yang berlebihan, aktivitas berulang, sikap kerja tidak alamiah, penyebab sekunder dan penyebab kombinasi (Tarwaka, 2010). Penelitian ini dilakukan dengan metode survey analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional yang bersifat telaah pustaka (Literatur Review) yang diperoleh dari penelusuran artikel penelitian penelitian ilmiah dari rentang tahun 2012 2020 dengan menggunakan database Research Gate, Google Schoolar dan Academia. Terdapat 36 artikel yang setelah dilakukan proses Identfikasi, Screening dan Eligibility terdapat 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan sesuai pertanyaan penelitian. Kesimpulan dari hasil penetian ini menunjukkan bahwa Masa Kerja, Ergonomi, Durasi Kerja, Umur dan Kebiasaan Olahraga berpengaruh terhadap keluhan Muscloskeletel Disorders (MSDs) sedangkan Pencahayaan, IMT, Kebiasaan Merokok dan Jenis Kelamin tidak berpengaruh terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders(MSDs) pada pekerja.
Download From Google Drive