Penerapan Uji Regresi Linier Berganda Untuk Mengkaji Kejadian BBLR Di Sumatera Barat Tahun 2016-2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Malinda, Roza
Advisor:
Adriani
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Uji Regresi, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Anemia, KEK, ANC, Imunisasi TT, Yodium, dan Asi Ekslusif.
DOI:
-
Abstract :
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi. BBLR berdampak serius terhadap kualitas generasi mendatang karena dapat memperlambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan uji regresi linier berganda terhadap kejadian BBLR di Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dan sampel yang digunakan adalah sebanyak 57 Kabupaten/Kota dengan teknik total sampling. Uji analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan analisis multivariat. Hasil analisis univariat di peroleh kejadian BBLR (2.60%), Anemia (16.04%), KEK (6.45%), Komplikasi Kehamilan (70.62%), Kunjungan ANC (77.16%), Imunisasi TT (49.07%), Kekurangan yodium (96.52%) dan asi eksklusif (67.87%). Hasil analisis bivariat di peroleh terdapat hubungan yang bermakna antara KEK (p value = 0.004), komplikasi kehamilan (p value = 0.003), dan asi eksklusif (p value = 0.0005) terhadap kejadian BBLR. Sedangkan hasil analisis multivariat diperoleh KEK yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian BBLR dengan nilai Exp Beta yaitu 0.091. Dapat disimpulkan KEK berpengaruh besar terhadap kejadian BBLR. Saran bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan kunjungan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan kunjungan antenatal dan mendapatkan makanan tambahan ibu hamil agar KEK dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berpengaruh buruk terhadap bayi yang lahir dengan BBLR.
Download From Google Drive