Literature Review : Studi Efisiensi Penurunan Polutan CO2 Menggunakan Mikroalga
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yunnisa, Hervinda
Advisor:
Hasnita, Evi
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
CO2, Mikroalga, Fotobioreaktor.
DOI:
-
Abstract :
Udara dikatakan tercemar jika telah melewati batas baku mutu udara ambien seperti makin meningkatnya konsentrasi karbondioksida (CO2) di udara yang dapat mengakibatkan naiknya suhu bumi. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa konsentrasi CO2 di Indonesia mengalami fluktuasi dengan angka tertinggi yaitu 412 ppm dan konsentrasi CO2 global tertinggi yaitu 414 ppm. Berawal dari revolusi industri pada tahun 1750 kegiatan anthropogenic diperkirakan telah meningkatkan konsentrasi karbon dioksida sebesar 47%, dari 280 ppm pada tahun 1750 menjadi 412 ppm pada tahun 2020. Melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon sebesar 29% pada tahun 2030 secara mandiri atau sebesar 41% bila mendapat dukungan internasional. Teknologi penyerapan karbon yang menjanjikan adalah teknologi biologis menggunakan kultur mikroalga, kemampuan mikroalga akan dioptimalkan melalui perancangan fotobioreaktor. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis penelitian terkait efisiensi penurunan polutan CO2 menggunakan mikroalga. Literature Review ini diperoleh dari penelusuran artikel penelitian ilmiah dari rentang waktu 2010 - 2020 menggunakan database Google Schoolar, Neliti, Garuda dan DOAJ dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini antara lain : CO2, Mikroalga dan Fotobioreaktor. Pembahasan literature review menggunakan teknik Criticize. Didapatkan hasil bahwa mikroalga jenis Chlorella sp. memiliki nilai efesiensi penyerapan CO2 tertinggi sebesar 750,5 %, dengan konsentrasi CO2 10 % menggunakan jenis fotobioreaktor tertutup. Kemampuan mikroalga dalam penurunan CO2 sangat baik karena berjalan secara alamiah dan didukung oleh faktor yang meningkatkan penyerapan CO2.