Penerapan Analisis Jalur (Path Analysis) Pada Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Bayi Di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017-2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Safitri, Yuli
Advisor:
Novela, Vina
Yasril, Abdi Iswahyudi
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Angka Kematian Bayi, Path Analysis, Provinsi Sumatera Barat.
DOI:
-
Abstract :
Angka kematian bayi di Indonesia masih tinggi yaitu 27 per 1000 kh dibandingkan dengan target SDGs yaitu 12 per 1000 kh. Penyebab angka kematian bayi sangat banyak maka analisis jalur berguna untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung pada model hubungan antar variabel yang bersifal kausalitas. Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2018 terdapat 771 bayi atau 7 per 1000 jumlah kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan penerapan Analisis Jalur (path analysis) pada faktor yang mempengaruhi angka kematian bayi di Provinsi Sumatera Barat tahun 20172018. Jenis penelitian ini adalah bersifat Non Reaktif dengan desain crossectional. Uji yang digunakan yaitu Analisis Jalur menggunakan model dekomposisi untuk melihat pengaruh yang bersifat kausalitas antar variabel. Sampel penelitian menggunakan total sampling. Penelitian ini mengunakan data sekunder yang telah dipublikasikan. Data didapatkan dari profil kesehatan tahun 2017 dan laporan KIA 2018 di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Analisis yang digunakan yaitu Analisis Jalur. Pada hasil Analisis Jalur menunjukan bahwa ada pengaruh langsung variabel Asfiksia terhadap AKB (=0.206), Kelainan Kongenital terhadap AKB (=0.149), riwayat kamatian akibat Infeksi terhadap AKB (=0.494), penolong persalinan terhadap AKB (=0.197), BBLR terhadap AKB (=0.330). pengaruh tidak langsung melalui variabel BBLR yaitu Ibu Hamil KEK (=0.520) terhadap AKB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu hamil KEK merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kematian bayi melalui kejadian BBLR, sehingga diharapkan bagi Dinas Kesehatan dapat meningkatkan program gizi dengan memberikan pelatihan kepada Nakes utuk memberikan informasi gizi dan edukasi pada ibu hamil sehingga masalah KEK dapat ditangani dengan baik.