Analisis Modiviabel Dan Unmodiviabel Variable Terhadap Kejadian Hipertensi di RSUD Arosuka Kabupaten Solok Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Adelina, Hanny
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Umur, Jenis Kelamin, IMT, Olahraga, Merokok, Jantung.
DOI:
-
Abstract :
Peningkatan tekanan darah diperkirakan menyebabkan 7,5 juta kematian, sekitar 12,8% dari total semua kematian. Prevalensi hipertensi akan terus meningkat tajam dan diprediksi pada tahun 2025 sebanyak 29% orang dewasa di seluruh dunia terkena hipertensi. Berdasarkan data di RSUD Arosuka Kabupaten Solok kejadian hipertensi pada tahun 2020 terdapat 133 pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian yaitu kunjungan pasien hipertensi. Sampel penelitian sebanyak 133 sampel. Pengambilan sampel dengan total sampling, analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat dengan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah umur (lansia=66,2% p=0,0001 OR=0,107), jenis kelamin (perempuan=63,9% p=0,0001 OR=3,917), indeks massa tubuh (overweight=69,2% p=0,0001 OR=4,451), olahraga (tidak melakukan olahraga=57,9% p=0,020 OR=2,296), merokok (tidak merokok=63,9% p=0,0001 OR=0,255 ) dan penyakit jantung (tidak terdiagnosa=87,2% p=0,005 OR=7,000). Variabel yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi adalah umur (p=0,0001 OR=0,114), indeks massa tubuh (p=0,032 OR=2,737) dan penyakit jantung (p=0,002 OR=12,231). Dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian hipertensi adalah penyakit jantung. Pencegahan yang dilakukan dengan melakukan diet jantung sehat, mengontrol tekanan darah, menjaga berat badan normal, berhenti merokok, dan rajin melakukan aktivitas fisik.