Perbedaan Praktek Penggunaan APD Sebelum dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Mengenai Penggunaan APD Pada Pekerja Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Febriyola, Indah
Advisor:
Susanty, Shantrya Dhelly
Yesti, Yulia
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Alat Pelindung Diri (APD), Pendidikan Kesehatan.
DOI:
-
Abstract :
Salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah perilaku tidak aman, seperti tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja. Hal ini menyatakan bahwa perilaku tidak aman dapat menimbulkan terjadinya kematian ataupun kerugian yang ditimbulkan oleh kecelakaan kerja. Tujuan studi literatur ini untuk menggambarkan perbedaan praktek penggunaan APD sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan mengenai penggunaan APD pada pekerja di berbagai tempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah pustaka (literature review) yang diperoleh dari penelusuran artikel penelitianpenelitian ilmiah dari rentang tahun 2013-2019 dengan menggunakan database Research Gate, Google Schoolar dan Academia. Ada 36 artikel yang setelah dilakukan proses identification, screening dan eligibility terdapat 6 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan sesuai pertanyaan penelitian. Hasil literatur review dari 6 artikel didapatkan bahwa semua hasil penelitian menunjukkan peningkatan praktek penggunaan alat pelindung diri secara signifikan. Kesimpulan literatur review ini didapatkan bahwa pendidikan kesehatan yang diberikan secara berkelompok dengan sosialisi lebih efektif dibandingkan pendidikan kesehatan secara individual dikarenakan responden dapat saling memberikan pengalaman masing-masing sehingga lebih memperoleh informasi yang lebih luas dan dapat saling mengingatkan. Maka metode intervensi pendidikan kesehatan direkomendasikan untuk diterapkan oleh para tenaga penyuluh dan pemegang program pencegahan atau pengendalian penyakit atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk meningkatkan praktek penggunaan Alat Pelindung Diri saat bekerja pada pekerja.