Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Resiko Kejadian Dermatitis Kontak Iritan Pada Pedagang Ikan Pasar Tradisional Kabupaten Tanah Datar 2020

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Irwanto, Alvandy
Advisor:
Nurhayati
Fatma, Fitri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dermatitis, Lama Kontak, Pengetahuan.
DOI:
-
Abstract :
Dermatitis Kontak Iritan ini merupakan salah satu penyakit kulit akibat kerja. Berdasarkan Observasi didapatkan 75% dari 8orang pedagang ikanmengalami gangguan kulit pada tangan dan kaki berupa iritasi yang muncul setelah bekerja, timbulnya kemerahan pada kulit, kulit memutih, kulit terkelupas, kulit bengkak, kulit terasa gatal. Tujuan penelitian ini untuk melihat Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Iritan Pada Pedagang ikan pasar Tradisional Kabupaten Tanah Datar 2020. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 42 orang responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah Dermatitis Kontak Iritan dan variabel independen adalah lama kontak, pengetahuan, penggunaan APD dan personal hygiene. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 Januari 2020-13 Februari 2020. Berdasarkan hasil penelitian dari 42 responden didapatkan hasiluji univariat lama kontak (54,8%) beresiko,pengetahuan tinggi (64,3%), tidak menggunakan APD (54,8%), tidak Hygiene (59,5%) dan Dermatitis Kontak Iritan (50,0%). Hasil uji bivariat hubungan lama kontak (P value 0.002), pengetahuan (P value 0.010), penggunaan APD (P value 0.002) dan personal hygiene (P value 0.002) dengan kerjadian dermatitis kontak iritan pada pedagang ikan pasar Tradisional Kabupaten Tanah Datar 2020. Disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara lama kontak, pengetahuan penggunaan APD dan personal hygiene dengan kejadian dermatitis kontak iritan, dan di sarankan kepada responden untuk dapat selalu menjaga kebersihan diri serta melakukan istirahat setelah kontak selama 8 jam, dan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.
Download From Google Drive