Faktor Yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) Ditinjau Dari Uji Regresi Logistik Biner Di RSUD Muko-Muko Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sullaini
Advisor:
Maisyarah
Yasril, Abdi Iswahyudi
Yasril, Abdi Iswahyudi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
DBD, Regresi Logistik Biner, RSUD Muko-muko.
DOI:
-
Abstract :
Kasus DBD di Indonesia masih terjadi setiap tahun dapat dilihat dari tahun 2016
mencapai 78.85 per 100 ribu penduduk. Angka ini masih lebih tinggi dari target
IR nasional yaitu 49per 100 ribu penduduk. Penyebab kasus DBD sangat banyak maka regresi logistik biner berguna untuk melihat pengaruh variabel dependen terhadap variabel independen. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pasien DBD Di Tinjau Dari Uji Regresi Logistik Biner Di RSUD Muko- Muko Tahun 2020.
Jenis penelitian ini bersifat non reaktif dengan pendekatan case study. Uji yang
digunakan yaitu regresi logistik biner. Sampel penelitian ini menggunakan total
sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari dokumen rekam medik di RSUD Muko-muko 2018. Hasil penelitian menunjukan rata-rata trombosit sebesar 40.598,19, leokosit 3.542,90, hematokrit 35,62, hemoglobin 11,26, umur 30, suhu pasien masuk 38,30 oC, skala nyeri 5,22 atau 6. Hasil regresi logistik biner menunjukkan adanya pengaruh kadar trombosit terhadap lama rawat inap pasien DBDdengan P-value 0,025, leokosit terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,037, hematokrit terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,019, dan suhu pasien masuk terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suhu tubuh pasien saat masuk kerumah sakit yang paling berpengaruh terhadap lama rawat inap pasien DBD di RSUD Mukomuko dengan kekuatan pengaruh sebesar 1,336 kali lipat. Untuk menurunkan suhu tubuh pasien disarankan supaya banyak minum air putih serta mengkonsumsi
sayur dan buah dan juga minum air kelapa muda agar suhu tubuh pasien dapat
menurun.
mencapai 78.85 per 100 ribu penduduk. Angka ini masih lebih tinggi dari target
IR nasional yaitu 49per 100 ribu penduduk. Penyebab kasus DBD sangat banyak maka regresi logistik biner berguna untuk melihat pengaruh variabel dependen terhadap variabel independen. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pasien DBD Di Tinjau Dari Uji Regresi Logistik Biner Di RSUD Muko- Muko Tahun 2020.
Jenis penelitian ini bersifat non reaktif dengan pendekatan case study. Uji yang
digunakan yaitu regresi logistik biner. Sampel penelitian ini menggunakan total
sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari dokumen rekam medik di RSUD Muko-muko 2018. Hasil penelitian menunjukan rata-rata trombosit sebesar 40.598,19, leokosit 3.542,90, hematokrit 35,62, hemoglobin 11,26, umur 30, suhu pasien masuk 38,30 oC, skala nyeri 5,22 atau 6. Hasil regresi logistik biner menunjukkan adanya pengaruh kadar trombosit terhadap lama rawat inap pasien DBDdengan P-value 0,025, leokosit terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,037, hematokrit terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,019, dan suhu pasien masuk terhadap lama rawat inap pasien DBD dengan P-value0,018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suhu tubuh pasien saat masuk kerumah sakit yang paling berpengaruh terhadap lama rawat inap pasien DBD di RSUD Mukomuko dengan kekuatan pengaruh sebesar 1,336 kali lipat. Untuk menurunkan suhu tubuh pasien disarankan supaya banyak minum air putih serta mengkonsumsi
sayur dan buah dan juga minum air kelapa muda agar suhu tubuh pasien dapat
menurun.