Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Lidya, Liffia Oka
Advisor:
Sulung, Neila
Adriani
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Pisang Ambon, Pra Lansia.
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Hipertensi adalah keadaan tekanan darah yang sama atau
melebihi 140 mmHg sistolik dan atau melebihi 90 mmHg diastolik pada
seseorang yang tidak sedang makan obat anti hipertensi. Sampai saat ini, Angka kejadian hipertensi akan terus meningkat tajam dan di prediksi pada tahun 2025 sekitar 1,5 miliar orang akan hidup dengan hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2020. Metode: penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah One Groups Pretest - Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh pra lansia (45-59 tahun) dengan jumlah 38 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sebanyak 20 orang pra lansia yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: di dapatkan dengan analisis univariat, nilai rata-rata sistolik sebelum pemberian pisang ambon adalah 148,75 dengan diastoliknya adalah 85,55. Nilai rata-rata sistolik setelah pemberian pisang ambon adalah 132,25 dengan diastoliknya adalah 72,25. Analisa bivariat yang di gunakan pada penelitian ini adalah uji (Paired Sampel ttest). Hasil uji wilcoxon di ketahui bahwa nilai p value (0,0001) (0,05) (Ho ditolak, Ha diterima) artinya ada pengaruh yang signifikan pada tekanan darah diastolik antara sebelum dan setelah pemberian pisang ambon. Kesimpulan: bahwa adanya Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2020. Saran: kepada pihak puskesmas bahwasanya pisang ambon ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk penurunan tekanan darah pada pra lansia hipertensi secara non farmakologi.
melebihi 140 mmHg sistolik dan atau melebihi 90 mmHg diastolik pada
seseorang yang tidak sedang makan obat anti hipertensi. Sampai saat ini, Angka kejadian hipertensi akan terus meningkat tajam dan di prediksi pada tahun 2025 sekitar 1,5 miliar orang akan hidup dengan hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2020. Metode: penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah One Groups Pretest - Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh pra lansia (45-59 tahun) dengan jumlah 38 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sebanyak 20 orang pra lansia yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: di dapatkan dengan analisis univariat, nilai rata-rata sistolik sebelum pemberian pisang ambon adalah 148,75 dengan diastoliknya adalah 85,55. Nilai rata-rata sistolik setelah pemberian pisang ambon adalah 132,25 dengan diastoliknya adalah 72,25. Analisa bivariat yang di gunakan pada penelitian ini adalah uji (Paired Sampel ttest). Hasil uji wilcoxon di ketahui bahwa nilai p value (0,0001) (0,05) (Ho ditolak, Ha diterima) artinya ada pengaruh yang signifikan pada tekanan darah diastolik antara sebelum dan setelah pemberian pisang ambon. Kesimpulan: bahwa adanya Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pra Lansia Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2020. Saran: kepada pihak puskesmas bahwasanya pisang ambon ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk penurunan tekanan darah pada pra lansia hipertensi secara non farmakologi.