Hubungan Perilaku Merokok, Kepadatan Hunian Dan Pengetahuan Keluarga Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Kota Padang Panjang Tahun 2020

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Putri, Chika Mutia Devita
Advisor:
Silvia
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kejadian ISPA, Kepadatan Hunia, dan Perilaku Merokok.
DOI:
-
Abstract :
Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) merupakan penyakit yang sering
didapatkan pada anak-anak, serta berdasarkan observasi yang didapat dari 10
masyarakat yang di wawancarai 50% balita mengalami ISPA. Tujuan penelitian
ini untuk melihat Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Di Kota Padang Panjang 2020. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 68 orang responden. Alat ukur yang digunakandalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah Kejadian ISPA dan variabel independen adalah Perilaku Merokok, Kepadatan Hunian, dan Pegetahuan keluarga. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan 28 Januari- 9 Februari 2020. Hasil penelitian didapatkan responden yang mengalami ISPA sebanyak 36 responden (52,9%). Perilaku Merokok sebanyak 37 responden (54,4%) dengan P value =0.017 - OR= 3.788. Kepadatan Hunian tidak memenuhi standar 8 m2 sebanyak 36 reponden (52,9%) dengan P value =0.031 - OR= 3.333. Pengetahuan keluarga tinggi sebanyak 37 responden (54,4%) dengan P value =0.046 - OR= 3.080. Berdasarkan hasil di atas didapatkan disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara perilaku meroko, kepadanan hunian, dan pengetahuan keluarga dengan kejadian ISPA pada Balita. Pada penelitian ini diharapkan kepada responden untuk dapat selalu menjaga kebersihan diri serta selalu menyesuaikan kapasitas hunian sesuai stanadar yang berlaku 8 m2 /jiwa.
Download From Google Drive