Efektifitas Metode FGD Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Balita Tentang Ispa Di Puskesmas Pasar Ahad Kabupaten Agam Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yulnawati
Advisor:
Adriani
Maisyarah
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan Kesehatan, Metode FGD, Perilaku.
DOI:
-
Abstract :
Laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam tahun 2019 penyakit ISPA
terdapat 57.428 (8,13%) kasus. ISPA juga menduduki peringkat teratas di Puskesmas Pasar Ahad dengan jumlah 3.984 (0,9%). Hal ini dikarenakan ibu balita tidak mengetahui tentang ISPA, sehingga dalam penanganannya diperlukan kesadaran yang tinggi baik dari masyarakat maupun petugas, terutama tentang beberapa faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Metode FGD Terhadap Perubahan Prilaku Ibu Balita Tentang Ispa Di Puskesmas Pasar Ahad Kabupaten Agam Tahun 2020 Puskesmas Pasar Ahad Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment Dimana variabel Independen
(pendidikan kesehatan metode FGD) dan variabel Dependen (Peningkatan Perilaku Ibu Balita tentang ISPA). Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pasar Ahad Bulan Agustus 2020. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji statistik Paired-Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari uji statistik terhadap perilaku diperoleh p value (0,000) (0,05) (Ho ditolak, Ha diterima) artinya ada perubahan yang signifikan dan metode FGD efektif terhadap perubahan perilaku ibu balita tentang ISPA di Puskesmas Pasar Ahad. Dikarenakan dengan metode FGD ini responden bisa leluasa melakukan tanya jawab dengan petugas kesehatan, dan responden melaksanakan kegiatan dengan sangat antusias. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tindakan yang paling efektif dan merupakan factor dominan perubahan pada ibu balita ISPA setelah dilakukannya metode FGD Dan diharapkan kepada petugas untuk melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode FGD minimal 2 kali dalam satu bulan.
terdapat 57.428 (8,13%) kasus. ISPA juga menduduki peringkat teratas di Puskesmas Pasar Ahad dengan jumlah 3.984 (0,9%). Hal ini dikarenakan ibu balita tidak mengetahui tentang ISPA, sehingga dalam penanganannya diperlukan kesadaran yang tinggi baik dari masyarakat maupun petugas, terutama tentang beberapa faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Metode FGD Terhadap Perubahan Prilaku Ibu Balita Tentang Ispa Di Puskesmas Pasar Ahad Kabupaten Agam Tahun 2020 Puskesmas Pasar Ahad Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment Dimana variabel Independen
(pendidikan kesehatan metode FGD) dan variabel Dependen (Peningkatan Perilaku Ibu Balita tentang ISPA). Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pasar Ahad Bulan Agustus 2020. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji statistik Paired-Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari uji statistik terhadap perilaku diperoleh p value (0,000) (0,05) (Ho ditolak, Ha diterima) artinya ada perubahan yang signifikan dan metode FGD efektif terhadap perubahan perilaku ibu balita tentang ISPA di Puskesmas Pasar Ahad. Dikarenakan dengan metode FGD ini responden bisa leluasa melakukan tanya jawab dengan petugas kesehatan, dan responden melaksanakan kegiatan dengan sangat antusias. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tindakan yang paling efektif dan merupakan factor dominan perubahan pada ibu balita ISPA setelah dilakukannya metode FGD Dan diharapkan kepada petugas untuk melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode FGD minimal 2 kali dalam satu bulan.