Pengaruh Penerapan Model Isi Piringku Terhadap Berat Badan Balita Setelah Dan Sesudah Penerapan Di Wilayah Kerja Polindes Mapun Lubuk Sikaping Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Yanti, Epri
Advisor:
Nurdin
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penerapan Model Isi Piringku, Berat Badan Balita.
DOI:
-
Abstract :
Menurut World Health Organization (WHO) dapat diketahui bahwa satu dari 10 (sepuluh) anak di dunia telah mengalami kegemukan. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2018, prevalensi balita kurus di
Provinsi Sumatera Barat terdapat 6 kabupaten/kota yaitu 10,4%, angka ini masih jauh dari target yang telah di tetapkan oleh WHO yaitu < 5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penerapan Model Isi Piringku Terhadap Status Gizi Balita 3-5 tahun setelah dan sesudah penerapan diwilayah kerja Polindes Mapun Tahun 2020. Penelitian dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan desain pretest posttest one group design dilakukan pada tanggal 15-30 Agustus diwilayah kerja Polindes Mapun Tahun 2020, populasi dalam penelitian ini 17 orang, dan sampel penelitian sebanyak 7 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata berat badan sebelum intervensi 14,7, dan rata-rata berat badan sesudah intervensi 15,129. Didapatkan perbedaan ratarata berat badan sebelum dan sesudah intervensi 0,4286. Hasil uji statistic didapatkan pvalue 0,004 maka dapat disimpulkan adanya pengaruh penerapan model isi piringku terhadap status gizi balita diwilayah kerja Polindes Mapun tahun 2020. Adanya pengaruh penerapan model isi piringku terhadap status gizi balita diwilayah kerja Polindes Mapun tahun 2020. Institusi pelayanan kesehatan dapat menambah atau meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya Dalam penanganan gizi pada balita dengan menerapkan isi piringku pada balita yang berada di wilayah kerja Polindes Mapun.
Provinsi Sumatera Barat terdapat 6 kabupaten/kota yaitu 10,4%, angka ini masih jauh dari target yang telah di tetapkan oleh WHO yaitu < 5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penerapan Model Isi Piringku Terhadap Status Gizi Balita 3-5 tahun setelah dan sesudah penerapan diwilayah kerja Polindes Mapun Tahun 2020. Penelitian dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan desain pretest posttest one group design dilakukan pada tanggal 15-30 Agustus diwilayah kerja Polindes Mapun Tahun 2020, populasi dalam penelitian ini 17 orang, dan sampel penelitian sebanyak 7 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil univariat didapatkan rata-rata berat badan sebelum intervensi 14,7, dan rata-rata berat badan sesudah intervensi 15,129. Didapatkan perbedaan ratarata berat badan sebelum dan sesudah intervensi 0,4286. Hasil uji statistic didapatkan pvalue 0,004 maka dapat disimpulkan adanya pengaruh penerapan model isi piringku terhadap status gizi balita diwilayah kerja Polindes Mapun tahun 2020. Adanya pengaruh penerapan model isi piringku terhadap status gizi balita diwilayah kerja Polindes Mapun tahun 2020. Institusi pelayanan kesehatan dapat menambah atau meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya Dalam penanganan gizi pada balita dengan menerapkan isi piringku pada balita yang berada di wilayah kerja Polindes Mapun.