Pengaruh Pemberian Microwave Diathermy (MWD) dan Ultrasound (US) Terhadap Penurunan Nyeri Pada Kasus Frozen Shoulder di RSUD Solok Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Handayani, Tri
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
MWD, US, Nyeri, Frozen Shoulder
DOI:
-
Abstract :
Frozen Shoulder adalah perubahan patologi pada sendi bahu berupa nyeri yang menimbulkan spasme dan reflek spasme otot penting dalam perubahan fibrotik primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Microwave Diathermy (MWD) dan Ultrasound (US) Terhadap Penurunan Nyeri Pada Kasus Frozen Shoulder di RSUD Solok Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pre dan post test. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien Frozen Shoulder di RSUD Solok pada bulan Juli tahun 2015 yaitu sebanyak 17 orang pasien. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 8 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi intensitas nyeri akibat frozen shoulder. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji dependent t- test jika sebaran data normal dan analisis non parametric uji wilcoxon jika sebaran data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri diam sebelum intervensi 2,5 menurun menjadi 0,5 setelah intervensi dan rata-rata nyeri tekan 2,63 menjadi 0,75 serta rata-rata intensitas nyeri gerak 7,38 menjadi 4,13 setelah intervensi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan ratarata intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Nyeri diam p = 0,011, nyeri tekan p = 0,011 dan nyeri gerak p = 0,000 (p < 0,05 Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Ultrasound (US) efektif terhadap penurunan intensitas nyeri frozen shoulder. Untuk itu diharapkan kepada pasien dengan keluhan frozen shoulder untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri, khususnya pelaksanaan terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Ultrasound (US).