Pengaruh Pemberian Microwave Diathermy (MWD) dan Terapi Latihan Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Frozen Shoulder di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Handani, Ranni Sri
Advisor:
Djabbar, Himyar
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
MWD,Terapi Latihan,Nyeri,Frozen Shoulder.
DOI:
-
Abstract :
Frozen Shoulder adalah perubahan patologi pada sendi bahu berupa nyeri yang menimbulkan spasme dan reflek spasme otot penting dalam perubahan fibrotic primer, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Microwave Diathermy (MWD) dan Terapi Latihan Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Frozen Shoulder di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukitinggi Tahun 2015.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pre dan post test. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien Frozen shoulder di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi pada bulan juli tahun 2015 yaitu sebanyak 17 orang pasien, pengambilan sampel sebanyak 5 orang, pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi intensitas nyeri akibat frozen shoulder. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji dependen t- test jika sebaran data normal dan analisis non parametric uji wilcoxon jika sebaran data tidak normal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri tekan 2,80 menjadi 1,20 dan rata-rata intesitas nyeri gerak 7,20 menjadi 5,00 setelah intervensi, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata intesitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi, nyeri tekan p = 0,000 dan nyeri gerak p = 0,000 ( p < 0,05)
Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Terapi Latihan Efektif terhadap penurunan intensitas nyeri Frozen Shoulder untuk itu diharapkan kepada pasien dengan keluhan Frozen shoulder untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri, khususnya pelaksanaan terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Terapi Latihan.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain pre dan post test. Populasi pada penelitian adalah seluruh pasien Frozen shoulder di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi pada bulan juli tahun 2015 yaitu sebanyak 17 orang pasien, pengambilan sampel sebanyak 5 orang, pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi intensitas nyeri akibat frozen shoulder. Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji dependen t- test jika sebaran data normal dan analisis non parametric uji wilcoxon jika sebaran data tidak normal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri tekan 2,80 menjadi 1,20 dan rata-rata intesitas nyeri gerak 7,20 menjadi 5,00 setelah intervensi, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata intesitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi, nyeri tekan p = 0,000 dan nyeri gerak p = 0,000 ( p < 0,05)
Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Terapi Latihan Efektif terhadap penurunan intensitas nyeri Frozen Shoulder untuk itu diharapkan kepada pasien dengan keluhan Frozen shoulder untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri, khususnya pelaksanaan terapi dengan modalitas Microwave Diathermy dan Terapi Latihan.