Perbandingan Pemberian Shortwave Diathermy (SWD) dan Mobilisasi Saraf terhadap Penurunan Nyeri pada Kasus Ischialgia di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Angraini, Egawati
Advisor:
Asnandra, Novan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Shortwave Diathermy (SWD), Mobilisasi Saraf, Nyeri, Ischialgia
DOI:
-
Abstract :
Di Indonesia didapatkan sekitar 30% mengalami nyeri ischialgia, dan hampir 15% mengalami nyeri lebih dari 1 bulan. Pada populasi 30 50 tahun ditermukan 40% kasus ischialgia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Pemberian Shortwave Diathermy (SWD) dan Mobilisasi Saraf terhadap Penurunan Nyeri pada Kasus Ischialgia di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan pre dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita ischialgia di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Ta hun 2015. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 16 orang pasien yang dibagi menjadi kelompok shortwave diathermy dan mobilisasi saraf. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi tingkat nyeri pasien yang diukur sebelum dan setelah pemberian terapi. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji Wilcoxon test atau analisis non parametric uji mann- withney u test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Shortwave Diathermy (SWD) dan mobilisasi saraf efektif terhadap penurunan intensitas nyeri akibat ischialgia. Penerapan latihan mobilitasi saraf lebih efektif terhadap penurunan intensitas nyeri tekan akibat ischialgia dibandingkan penerapan Shortwave Diathermy (SWD) dan dengan beda rata-rata 1,12 (p = 0,02) dan tidak terdapat perbedaan penurunan intensitas nyeri gerak antara perlakukan Shortwave Diathermy (SWD) dan mobilisasi saraf dengan nilai p = 0,06 Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi latihan mobilisasi saraf lebih efektif dari Shortwave Diathermy (SWD) terhadap penurunan intensitas nyeri tekan akibat ischialgia dan penerapan kedua terapi ini sama-sama efektif dalam penurunan intensitas nyeri akibat ischialgia. Untuk diharapkan kepada pihak instansi pelayanan fisioterapis untuk dapat selalu mengembangkan terapi latihan dan modalitas terhadap penurunan intensitas nyeri, khususnya penerapan Shortwave Diathermy (SWD) dan mobilisasi saraf terhadap penurunan intensitas nyeri akibat ischialgia.