Hubungan Manajemen Nyeri Dengan Kepuasan Pasien Post Operasi Di Ruangan Ambun Suri Lantai 1-2 Rumah Sakit Dr Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Pasaribu, Lenni
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Amelia, Sherly
Amelia, Sherly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Manajemen nyeri,Kepuasan,Post operasi.
DOI:
-
Abstract :
Internasional Association for Study of Pain (IASP) mendefenisikan nyeri sebagai
suatu sensori sabjektif dan pengalaman emosi yang tidak menyenangkan berkaitan kerusakan jaringan yang aktual atau potensial atau yang dirasakan
dalam kejadian- kejadian dimana terjadi kerusakan. Tujuan penelitian untuk
melihat Hubungan Manajemen nyeri dengan kepuasan pasien post operasi.
Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional
study, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Artinya tiap sabjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan
pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variable sabjek pada saat
pemeriksaan.Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60
responden. Hasil Penelitian dari 60 pasien yang dirawat di RSAM Bukittinggi yakni 17 orang(15.2%) merasa sangat puas meski tidak mendapatkan penanganan manajemen nyeri yang baik, sedangkan 41 orang (41%) pasien merasa sangat puas dengan pelayanan manajemen nyeri yang diterima. Berdasarkan hasil analisis Odd Ratio (OR) didapatkan nilai P=0.306, artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan pasien dengan manajemen nyeri yang diterima oleh pasien pasca operasi di RSAM Bukittinggi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karasteristik responden
dalam menerima manajemen nyeri pada tingkat cukup puas. pasien yang
mendapatkan penanganan manajemen nyeri yang baik, tidak berhubungan dengan kepuasan terhadap manajemen nyeri yang diterima.
suatu sensori sabjektif dan pengalaman emosi yang tidak menyenangkan berkaitan kerusakan jaringan yang aktual atau potensial atau yang dirasakan
dalam kejadian- kejadian dimana terjadi kerusakan. Tujuan penelitian untuk
melihat Hubungan Manajemen nyeri dengan kepuasan pasien post operasi.
Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional
study, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Artinya tiap sabjek penelitian hanya diobservasi sekali saja dan
pengukuran dilakukan terhadap status karakter atau variable sabjek pada saat
pemeriksaan.Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60
responden. Hasil Penelitian dari 60 pasien yang dirawat di RSAM Bukittinggi yakni 17 orang(15.2%) merasa sangat puas meski tidak mendapatkan penanganan manajemen nyeri yang baik, sedangkan 41 orang (41%) pasien merasa sangat puas dengan pelayanan manajemen nyeri yang diterima. Berdasarkan hasil analisis Odd Ratio (OR) didapatkan nilai P=0.306, artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara kepuasan pasien dengan manajemen nyeri yang diterima oleh pasien pasca operasi di RSAM Bukittinggi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karasteristik responden
dalam menerima manajemen nyeri pada tingkat cukup puas. pasien yang
mendapatkan penanganan manajemen nyeri yang baik, tidak berhubungan dengan kepuasan terhadap manajemen nyeri yang diterima.