Literature Review : Persepsi Masyarakat Terhadap Lesbian, Gay Bioseksual Dan Transgender (LGBT) Di Indonesia Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Susanto, Erpan
Advisor:
Nurhayati
Afrino, Reki
Afrino, Reki
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi Masyarakat, Lesbian, Gay Bioseksual Dan Transgender.
DOI:
-
Abstract :
Di negara-negara barat fenomena LGBT sudah tidak lagi menjadi suatu
fenomena yang di anggap asing bagi masyarakat, terdapat beberapa negara yang sudah melegalkan perkawinan sesama jenis, diantaranya: Amerika, Belanda, Spanyol, Belgia, Canada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Prancis Tujuan dari penelitian dengan menggunakan pendekatan kajian sistematis publikasi terkait pandangan atau Persepsi Masyarakat di indonesia Terhadap LGBT. Desai penelitian sebagian besar penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif. Dalam hal pemanfaatan literatur, terdapat 8 buah literatur dalam negeri, sedangkan literatur luar negeri hanyasekitar 12 sumber yang digunakan dalam kajian. Jumlah sampel yang diteliti dari 30-657 orang dan semuanya adalah data primer. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan Aspek sosial budaya: LGBT tidak bisa diterima dalam masyarakat karena dianggap komunitas yang menyimpang dan penerimaan kaum LGBT tergantung caranya bersosialisasi, Aspek agama: LGBT dilarang berkembang atau bahkan haram hukumnya dan dari Aspek kesehatan reproduksi: Kebiasaan yang dianut LGBT bisa menyebabkan kerusakan atau disfungsi alat reproduksi. Untuk mencegah merebaknya praktek atau komunitas LGBT di masyarakat, kiranya perlu tokoh masyarakat atau lembaga-lembaga pemerintah yang berkaitan dengan masalah ini, diharapkan dapat membahas hal ini secara serius, lewat penyuluhan dan sosialisasi tentang seks atau hubungan yang menyimpang. Dan perlu dilakukan terobsan baru dengan mempertimbangkan hukum pidana islam yang mampu memberikan sanksi agar ada efek pencegahan terhadap masyarakat sehingga takut untuk berperilaku menyimpang atau bahkan enggan untuk mendekati kelompok LGBT.
fenomena yang di anggap asing bagi masyarakat, terdapat beberapa negara yang sudah melegalkan perkawinan sesama jenis, diantaranya: Amerika, Belanda, Spanyol, Belgia, Canada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Prancis Tujuan dari penelitian dengan menggunakan pendekatan kajian sistematis publikasi terkait pandangan atau Persepsi Masyarakat di indonesia Terhadap LGBT. Desai penelitian sebagian besar penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif. Dalam hal pemanfaatan literatur, terdapat 8 buah literatur dalam negeri, sedangkan literatur luar negeri hanyasekitar 12 sumber yang digunakan dalam kajian. Jumlah sampel yang diteliti dari 30-657 orang dan semuanya adalah data primer. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan Aspek sosial budaya: LGBT tidak bisa diterima dalam masyarakat karena dianggap komunitas yang menyimpang dan penerimaan kaum LGBT tergantung caranya bersosialisasi, Aspek agama: LGBT dilarang berkembang atau bahkan haram hukumnya dan dari Aspek kesehatan reproduksi: Kebiasaan yang dianut LGBT bisa menyebabkan kerusakan atau disfungsi alat reproduksi. Untuk mencegah merebaknya praktek atau komunitas LGBT di masyarakat, kiranya perlu tokoh masyarakat atau lembaga-lembaga pemerintah yang berkaitan dengan masalah ini, diharapkan dapat membahas hal ini secara serius, lewat penyuluhan dan sosialisasi tentang seks atau hubungan yang menyimpang. Dan perlu dilakukan terobsan baru dengan mempertimbangkan hukum pidana islam yang mampu memberikan sanksi agar ada efek pencegahan terhadap masyarakat sehingga takut untuk berperilaku menyimpang atau bahkan enggan untuk mendekati kelompok LGBT.