Pengaruh Dukungan Keluarga dan Lingkungan Terhadap Kekambuhan ODGJ Di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Iqlal, Ihyatul
Advisor:
Afrino, Reki
Putri, Yelmi Reni
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan Keluarga, Lingkungan, ODGJ, Kekambuhan.
DOI:
-
Abstract :
Kekambuhan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada orang dengan gangguan jiwa. Pada tahun 2019 Puskesmas Biaro melaporkan sebanyak 44 ODGJ yang juga mengalami kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dan lingkungan
terhadap kekambuhan ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Biaro Tahun 2019.
Rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan Pendekatan cross sectional study yang telah dilaksanakan pada November Desember 2019.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ODGJ yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Biaro yaitu sebanyak 44 orang. Besaran sampel pada penelitian ini
adalah sebanyak 44 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden dengan dukungan keluarga baik, 56,8% dengan dukungan lingkungan baik dan 31,8% responden adalah ODGJ yang sering mengalami kekambuhan. Tidak ada pengaruh dukungan keluarga ( p = 0,106, OR = 3,75) dan dukungan lingkungan ( p = 0,109, OR = 3,6) dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga dan dukunganlingkungan pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap kekambuhan ODGJ. Namun penelitian ini tetap menyarankan kepada keluarga dan masyarakat untuk dapat memberikan dukungan sosial yang baik pada ODGJ untuk menghindari kejadian kekambuhan pada ODGJ, karena hasil penelitian ini masih menunjukkan kecenderungan responden dengan dukungan keluarga dan lingkungan kurang baik untuk sering mengalami kekambuhan.
terhadap kekambuhan ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Biaro Tahun 2019.
Rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan Pendekatan cross sectional study yang telah dilaksanakan pada November Desember 2019.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ODGJ yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Biaro yaitu sebanyak 44 orang. Besaran sampel pada penelitian ini
adalah sebanyak 44 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden dengan dukungan keluarga baik, 56,8% dengan dukungan lingkungan baik dan 31,8% responden adalah ODGJ yang sering mengalami kekambuhan. Tidak ada pengaruh dukungan keluarga ( p = 0,106, OR = 3,75) dan dukungan lingkungan ( p = 0,109, OR = 3,6) dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga dan dukunganlingkungan pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap kekambuhan ODGJ. Namun penelitian ini tetap menyarankan kepada keluarga dan masyarakat untuk dapat memberikan dukungan sosial yang baik pada ODGJ untuk menghindari kejadian kekambuhan pada ODGJ, karena hasil penelitian ini masih menunjukkan kecenderungan responden dengan dukungan keluarga dan lingkungan kurang baik untuk sering mengalami kekambuhan.