Literature Review : Ketidakmampuan Ibu Memberikan ASI Eklusif Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Tahun 2020
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Guswanti, Aria
Advisor:
Putri, Yelmi Reni
Wahyuni, Aria
Wahyuni, Aria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, Ketidakmampuan, Ibu Menyusui.
DOI:
-
Abstract :
Rendahnya capaian pemberian ASI secara eksklusif pada bayi usia 0 6 bulan secara nasional merupakan suatu kondisi yang dapat memberikan dampak
negatif terhadap kesehatan bangsa. begitu juga di Provinsi Sumatera Barat dimana cakupan pemberian ASI Eksklusif baru mencapai 65,7% dan masih terdapat sebanyak 24,3% bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi literature tentang fenomena ketidakmampuan ibu memberikan ASI Eksklusif pada bayi umur 0 6 bulan. Rancangan penelitian ini adalah library research dengan Pendekatan study literature review yang telah dilaksanakan pada tanggal bulan Mei tahun 2020. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan mengidentifikasi sebanyak 51 jurnal dari google scholar. Pengolahan data menggunakan diagram risma meliputi identifikasi, penyaringan, uji kelayakan dan include atau pemasukan literature, sehingga diperoleh sebanyak 13 literature yang telah lulus uji kelayakan dari 51 literature yang diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan ketidakmampuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif pada dasarnya berawal dari faktor pengetahuan, dimana kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI menyebabkan kekeliruan dalam tindakan pemberian ASI, dimana ibu cenderung memberikan MP-ASI terlalu dini (< 6 bulan) disamping pemberian ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Petugas kesehatan merupakan faktor utama yang berperan dalam pemberian edukasi tentang ASI yang dapat mempengaruhi pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Dapat disimpulkan bahwa kurangnya pengetahuan ibu merupakan faktor utama sebagai penyebab ketidakmampuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Peningkatan upaya edukasi dan promosi kesehatan terhadap ibu menyusui merupakan faktor penting yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan merubah perilaku ibu ke arah yang lebih positif dalam pemberian ASI secara eksklusif.
negatif terhadap kesehatan bangsa. begitu juga di Provinsi Sumatera Barat dimana cakupan pemberian ASI Eksklusif baru mencapai 65,7% dan masih terdapat sebanyak 24,3% bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi literature tentang fenomena ketidakmampuan ibu memberikan ASI Eksklusif pada bayi umur 0 6 bulan. Rancangan penelitian ini adalah library research dengan Pendekatan study literature review yang telah dilaksanakan pada tanggal bulan Mei tahun 2020. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan mengidentifikasi sebanyak 51 jurnal dari google scholar. Pengolahan data menggunakan diagram risma meliputi identifikasi, penyaringan, uji kelayakan dan include atau pemasukan literature, sehingga diperoleh sebanyak 13 literature yang telah lulus uji kelayakan dari 51 literature yang diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan ketidakmampuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif pada dasarnya berawal dari faktor pengetahuan, dimana kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI menyebabkan kekeliruan dalam tindakan pemberian ASI, dimana ibu cenderung memberikan MP-ASI terlalu dini (< 6 bulan) disamping pemberian ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Petugas kesehatan merupakan faktor utama yang berperan dalam pemberian edukasi tentang ASI yang dapat mempengaruhi pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Dapat disimpulkan bahwa kurangnya pengetahuan ibu merupakan faktor utama sebagai penyebab ketidakmampuan ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Peningkatan upaya edukasi dan promosi kesehatan terhadap ibu menyusui merupakan faktor penting yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan merubah perilaku ibu ke arah yang lebih positif dalam pemberian ASI secara eksklusif.