Hubungan Faktor Medik, Sosio Demografi, dan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2020

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sonia
Advisor:
Amelia, Sherly
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Faktor medik, sosio demografi, dukungan keluarga, kualitas hidup, hemodialisa.
DOI:
-
Abstract :
Pendahuluan: Gagal ginjal kronis (GGK) atau penyakit renal tahap akhir dan
tidak dapat pulih ditandai dengan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan
irreversible..Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor
Medik, sosio demografi dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada
penderita hemodialisa di Rumah sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Metode
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Analitik dengan
pendekatan cross sectional study. Populasi adalah pasien gagal ginjal kronis yang berjumlah 142 orang. Hasil penelitian ini diperoleh pasien yang menjalani lama hemodialisa 6 bulan berjumlah 26 orang (74,3%) memiliki kualitas hidup
kurang baik. Pasien yang berusia 60 tahun berjumlah 27 orang (77,1%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Pasien yang berjenis kelamin lakilaki
berjumlah 27 orang (77,1%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Pasien yang
berpendidikan rendah berjumlah 21 orang (60,0%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Pasien yang bekerja berjumlah 20 orang (57,1%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Pasien yang tidak menikah berjumlah 29 orang (82,9%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Pasien dengan dukungan keluarga kurang baik berjumalah 24 (68,6%), dan dukungan keluarga baik berjumlah 15 orang (65,2%). Kesimpulan didapatkan hubungan yang signifikan anatara lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup nilai. Didapatkan hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin dengan kualitas hidup nilai. Didapatkan hubungan yang signifikan antara Dukungan keluarga dengan kualitas hidup. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kualitas hidup. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kualitas hidup. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kualitas hidup. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status pernikahan dengan kualitas hidup.
Download From Google Drive