Literature Review : Pengaruh Pemberian Faradic (Electrical Stimulation), Massage Dan Mirror Exercise Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Penderita Bells Palsy Sinistra Tahun 2020
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Fitri, Ira Rahmi
Advisor:
Oktavianis
Supardi
Supardi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Bell’s palsy, Faradic (Electrical Stimulation), Massage, Mirror Exercise.
DOI:
-
Abstract :
Latar belakang: Faradic (electrical stimulation) adalah terapi manipulasi yang
bertujuan untuk menstimulasi dan menimbulkan kontraksi otot wajah sehingga
mampu memfasilitasi gerakan dan meningkatkan kekuatan otot wajah. Massage
adalah teknik manipulasi untuk mencegah terjadinya perlengketan jaringan
dengan cara memberikan penguluran pada jaringan yang superfisial yakni otototot wajah. Mirror exercise adalah terapi latihan untuk dapat meningkatkan
kekuatan otot dan kemampuan fungsional otot-otot wajah, serta dapat
meningkatkan aktivitas fungsional. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh
pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningkatan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Metode: Yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literatur riview, yaitu sebuah pencarian literatur baik internasional maupun nasional yang dilakukan dengan menggunakan database google scholar, sciencedirect dan academia. Hasil: Artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa ada pengaruh pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningkatan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Kesimpulan: Membuktikan bahwa adanya pengaruh pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningka tan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Saran: Dalam studi literatur ini, perlu adanya jurnal dan artikel penunjang yang lebih mengkaji terkait kasus dan penanganan yang sedang ditelaah seperti pada literatur ini yaitu pada kasus Bells palsy.
bertujuan untuk menstimulasi dan menimbulkan kontraksi otot wajah sehingga
mampu memfasilitasi gerakan dan meningkatkan kekuatan otot wajah. Massage
adalah teknik manipulasi untuk mencegah terjadinya perlengketan jaringan
dengan cara memberikan penguluran pada jaringan yang superfisial yakni otototot wajah. Mirror exercise adalah terapi latihan untuk dapat meningkatkan
kekuatan otot dan kemampuan fungsional otot-otot wajah, serta dapat
meningkatkan aktivitas fungsional. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh
pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningkatan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Metode: Yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literatur riview, yaitu sebuah pencarian literatur baik internasional maupun nasional yang dilakukan dengan menggunakan database google scholar, sciencedirect dan academia. Hasil: Artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa ada pengaruh pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningkatan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Kesimpulan: Membuktikan bahwa adanya pengaruh pemberian Faradic (electrical stimulation), massage dan Mirror exercise terhadap peningka tan kekuatan otot pada penderita Bells palsy sinistra. Saran: Dalam studi literatur ini, perlu adanya jurnal dan artikel penunjang yang lebih mengkaji terkait kasus dan penanganan yang sedang ditelaah seperti pada literatur ini yaitu pada kasus Bells palsy.