Pengaruh Pemberian Latihan Alternate Leg Bound Untuk Meningkatkan Daya Ledak Otot Tungkai Bawah Pada Pemain Sepak Bola Di SMAN 2 Lubuk Sikaping Tahun 2020
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Azahra, Intan
Advisor:
Nurhayati
Asnandra, Novan
Asnandra, Novan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Daya ledak otot, alternate leg bound.
DOI:
-
Abstract :
Latihan alternate leg bound adalah salah satu latihan yang bermanfaat untuk
meningkatkan daya ledak otot karena mekanisme gerakan pelatihan ini sebagian besar melibatkan otot-otot eksremitas bawah dan pelaksanaan gerakan nya berulangulang. Pelatihan yang di lakukan dengan memulai tolakan, dilanjutkan dengan menggerakkan lutut ke dada dan usahakan loncatan setinggi dan sejauh mungkin sebelum mendarat dengan membentangkan kaki ke depan dengan cepat. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan metode pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata daya ledak otot sebelum di
berikan latihan alternate leg bound adalah 37,40. Sedangkan nilai rata-rata setelah di berikan latihan alternate leg bound adalah 42,70. Maka di dapatkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan nilai daya ledak otot tungkai bawah pada pemain sepak bola di SMAN 2 Lubuk Sikaping. Analisis statistic penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang didapatkan hasil p = 0.005 (p
meningkatkan daya ledak otot karena mekanisme gerakan pelatihan ini sebagian besar melibatkan otot-otot eksremitas bawah dan pelaksanaan gerakan nya berulangulang. Pelatihan yang di lakukan dengan memulai tolakan, dilanjutkan dengan menggerakkan lutut ke dada dan usahakan loncatan setinggi dan sejauh mungkin sebelum mendarat dengan membentangkan kaki ke depan dengan cepat. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan metode pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata daya ledak otot sebelum di
berikan latihan alternate leg bound adalah 37,40. Sedangkan nilai rata-rata setelah di berikan latihan alternate leg bound adalah 42,70. Maka di dapatkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan nilai daya ledak otot tungkai bawah pada pemain sepak bola di SMAN 2 Lubuk Sikaping. Analisis statistic penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang didapatkan hasil p = 0.005 (p