Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Menyusui dalam Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Saleha, Indriani
Advisor:
Wahyuni, Aria
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Eksklusif, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Budaya, Pengalaman.
DOI:
-
Abstract :
World Health Organization (WHO) telah merekomendasikan untuk menyusui secara eksklusif dalam 6 bulan pertama kehidupan bayi karena ASI sangat seimbang dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang baru lahir dan merupakan satu-satunya makanan yang dibutuhkan sampai usia enam bulan. Data yang di dapat dari Susenas 2018 menunjukkan bahwa satu diantara dua bayi usia 0-5 bulan diberi ASI eksklusif. Persentase bayi yang diber ASI eksklusif 55,96 persen. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi prilaku ibu menyusui dalam pemberian asi eksklusif di puskesmas kebun handil kota jambi tahun 2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi pada bulan Januari - Juli tahun 2020. Populasi adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi yang berjumlah 627 bayi. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling yang berjumlah 86 orang. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner dan menggunakan kuesioner dan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian responden tidak memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 67 responden (78%), pengetahuan kurang baik yaitu 63 responden (53,7%), keluarga mendukung yaitu 56 responden (51,2%), budaya
positif yaitu 60 responden (70%), pengalaman kurang baik yaitu sebanyak 65
responden (76%). Hasil uji Chi square pada faktor pengetahuan dengan p value
0,009 dengan nilai OR = 4,615, faktor dukungan keluarga dengan p value 0,005
dengan nilai nilai OR = 13,737, faktor budaya dengan nilai p value 0,016 dengan
nilai OR = 10,714, faktor pengalaman dengan nilai p value 0,000 dengan nilai
OR = 7,83 Dapat di simpulkan bahwa masih rendahnya pemberian ASI eksklusif di sebabkan pengetahuan, dukungan keluarga, budaya dan pengalaman. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan agar dapat melakukan penyebaran informasi berupa pengembangan media informasi seperti leaflet, CD tentang ASI, Poster baik kepada ibu menyusui maupun kepada keluarga terkait dengan ASI eksklusif.
positif yaitu 60 responden (70%), pengalaman kurang baik yaitu sebanyak 65
responden (76%). Hasil uji Chi square pada faktor pengetahuan dengan p value
0,009 dengan nilai OR = 4,615, faktor dukungan keluarga dengan p value 0,005
dengan nilai nilai OR = 13,737, faktor budaya dengan nilai p value 0,016 dengan
nilai OR = 10,714, faktor pengalaman dengan nilai p value 0,000 dengan nilai
OR = 7,83 Dapat di simpulkan bahwa masih rendahnya pemberian ASI eksklusif di sebabkan pengetahuan, dukungan keluarga, budaya dan pengalaman. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan agar dapat melakukan penyebaran informasi berupa pengembangan media informasi seperti leaflet, CD tentang ASI, Poster baik kepada ibu menyusui maupun kepada keluarga terkait dengan ASI eksklusif.