Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Penimbangan Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Panas Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sari, Winda Puspita
Advisor:
Sumitri
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penimbangan balita, dukungan keluarga, motivasi, persepsi, pengetahuan.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data kunjungan ke Posyandu Dinas Kesehatan Kabupaten Solok
Tahun 2019, Puskesmas Muara Panas termasuk terendah dua yang cakupan
penimbangan balita yaitu 39,7% yang mana pencapaiannya masih dibawah target Kabupaten Solok yaitu 75,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktorfaktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan penimbangan pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Panas Kabupaten Solok tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatana cross sectional studi. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 6-24 bulan dengan sampel
sebanyak 99 orang. Dilakukan pada bulan Dember 2019 - Mei 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diolah dengan uji statistik menggunakan Chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa 50,5% responden dengan dukungan keluarga tidak baik, 50,5% responden dengan motivasi ibu tidak baik, 53,5% responden berpengetahuan kurang, 52,5% responden dengan persepsi ibu tidak baik, dan 60,6% responden yang tidak melakukan penimbangan balita. Ada pengaruh yang signifikan antara dukungan keluarga, motivasi ibu, pengetahuan ibu, persepsi ibu terhadap penimbangan pada balita. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga, motivasi, pengetahuan, dan persepsi ibu terhadap penimbangan pada balita. Untuk itu diharapkan bagi ibu balita harus proaktif mencari informasi tentang manfaat, guna, tujuan dalam penimbangan pada balita.
Tahun 2019, Puskesmas Muara Panas termasuk terendah dua yang cakupan
penimbangan balita yaitu 39,7% yang mana pencapaiannya masih dibawah target Kabupaten Solok yaitu 75,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktorfaktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan penimbangan pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Panas Kabupaten Solok tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatana cross sectional studi. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 6-24 bulan dengan sampel
sebanyak 99 orang. Dilakukan pada bulan Dember 2019 - Mei 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diolah dengan uji statistik menggunakan Chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa 50,5% responden dengan dukungan keluarga tidak baik, 50,5% responden dengan motivasi ibu tidak baik, 53,5% responden berpengetahuan kurang, 52,5% responden dengan persepsi ibu tidak baik, dan 60,6% responden yang tidak melakukan penimbangan balita. Ada pengaruh yang signifikan antara dukungan keluarga, motivasi ibu, pengetahuan ibu, persepsi ibu terhadap penimbangan pada balita. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga, motivasi, pengetahuan, dan persepsi ibu terhadap penimbangan pada balita. Untuk itu diharapkan bagi ibu balita harus proaktif mencari informasi tentang manfaat, guna, tujuan dalam penimbangan pada balita.