Literature Review : Kajian Tentang Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gizi Kurang pada Balita di Indonesia Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Wulandari, Rima
Advisor:
Putri, Nita Tri
Afrino, Reki
Afrino, Reki
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gizi Kurang, Balita.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Menurut WHO, lebih dari 50% kematian bayi dan anak terkait dengan gizi kurang. Unicef (2012), Indonesia merupakan negara kekurangan
gizi nomor 5 di dunia.Jumlah balita yang kekurangan gizi di Indonesia saat ini
sekitar 900 jiwa. Jumlah tersebut merupakan 4,5% dari jumlah balita di Indonesia.Tujuan dari literatur review ini adalah untuk mengkaji tentang kejadian gizi kurang pada balita. Metode : Studi ini diperoleh dari 1 data base yaitu google scholar dengan menggunakan karakteria inklusi dan ekslusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur adalah gizi kurang dan balita. Hasil : Hasil studi literatur ini dari 9 jurnal yang di analisa menunjukan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang yang terjadi pada
balita. Karena tinggi rendahnya pengetahuan gizi ibu akan memberikan perubahan pada status gizi. Semakin tinggi pengetahuan gizi ibu maka status gizi akan semakin baik. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dua variabel sangat berpengaruh dengan kejadian gizi kurang pada balita dimana pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor pendorong terjadinya gizi kurang pada balita.
gizi nomor 5 di dunia.Jumlah balita yang kekurangan gizi di Indonesia saat ini
sekitar 900 jiwa. Jumlah tersebut merupakan 4,5% dari jumlah balita di Indonesia.Tujuan dari literatur review ini adalah untuk mengkaji tentang kejadian gizi kurang pada balita. Metode : Studi ini diperoleh dari 1 data base yaitu google scholar dengan menggunakan karakteria inklusi dan ekslusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur adalah gizi kurang dan balita. Hasil : Hasil studi literatur ini dari 9 jurnal yang di analisa menunjukan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang yang terjadi pada
balita. Karena tinggi rendahnya pengetahuan gizi ibu akan memberikan perubahan pada status gizi. Semakin tinggi pengetahuan gizi ibu maka status gizi akan semakin baik. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dua variabel sangat berpengaruh dengan kejadian gizi kurang pada balita dimana pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor pendorong terjadinya gizi kurang pada balita.