Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit ISPA pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Simanjutak, Lestari
Advisor:
Noflindaputri, Resty
Meilinda, Vittria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ISPA, prilaku merokok, peran petugas, Kepadatan Hunian ASI Ekslusif, Imunisasi.
DOI:
-
Abstract :
ISPA merupakan infeksi yang sering terjadi pada balita. ISPA menyebabkan
angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Jumlah balita puskesmas Air Bangis menderita ISPA 567 orang tahun 2019. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi Kejadian ISPA pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020.
Penelitian ini adalah Deskriptif Analtik dengan desain Case-Chontrol. Dalam
penelitian ini sampel diambil dengan metode Purpossive Sampling dengan jumlah sampel 122 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 2020 Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputer untuk mengetahui hubungan antar variable. Dari hasil penelitian didapatkan responden prilaku merokok
berat (60,7%), peran petugas yang tidak baik (50,8%), kepadatan hunian > 10 m2 (63,1%), ASI Ekslusif (77,9%), Imunisasi lengkap (54,1%), Kejadian ISPA (50%). Hasil analisa bivariate didapatkan bahwa prilaku merokok pvalue=0,041, OR=2,312, peran petugas pvalue=1,000, OR=1,000, kepadatan hunian pvalue= 0,0005, OR=0,146, ASI Ekslusif pvalue= 0,029, OR=2,997, dan imunisasi pvalue= 0,0005, OR=5,357 terhadap kejadian ISPA pada Balita. Berarti dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara prilaku merokok, kepadatan hunian, ASI Ekslusif, dan Imunisasi terhadap kejadian ISPA pada balita. Disarankan pada orang tua tidak merokok didalam rumah, dan perlu memperhatikan ventilasi rumah untuk sirkulasi udara kotor,
serta upayakan memberi anak ASI Ekslusif dan imunisasi lengkap.
Download From Google Drive