Gambaran Pola Makan, Aktifitas Fisik, dan Status Merokok Pada Penderita Stroke Iskemik Di Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi Tahun 2015
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Fadhillah, Umairoh
Advisor:
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pola Makan, Pola Makan, Status Merokok, Penderita Stroke Iskemik
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO, insiden stroke perdarahan antara 15% -30% dan stroke iskemik antara 70%-85% Akan tetapi, untuk negara-negara berkembang atau asia kejadian stroke perdarahan sekitar 30% dan iskemik 70%. Tingginya angka kejadian stroke disebabkan karena gaya dan pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Stroke disebabkan oleh dua hal utama, yaitu penyumbatan arteri yang mengalirkan darah ke otak (iskemik) atau karena adanya perdarahan di otak (hemoragik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola makan, aktifitas fisik, dan status merokok pada pasien Stroke Iskemik di Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi Tahun 2015. Penelitian ini bersifat Deskriptif. dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang terdiagnosis stroke iskemik yang berobat rawat jalan maupun rawat inap ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSSN Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Univariat dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dimana terdapat 55% responden yang memiliki pola makan tidak baik, 57,5% responden yang melakukan aktifitas fisik ringan, dan 70% Responden yang merokok. Dari gambaran pola makan, aktifitas fisik dan status merokok pada penderita stroke iskemik diharapkan kepada responden agar dapat merubah pola makan yang tidak baik, meningkatkan aktifitas fisik, dan menghentikan kebiasaan merokok. Dan diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih meningkatkan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pola makan, aktifitas fisik dan status merokok terhadap resiko terjadinya stroke.