Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia di Posyandu Lansia Pulau Belibis Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok Tahun 2015

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Wulandari, Dadi Sri
Advisor:
Mardison, Lidya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Senam Lansia, Penurunan Tekanan Darah
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi Lanjut usia di dunia di perkirakan lebih dari 629 juta jiwa, di Indonesia julmah anjut usia meningkat dari 69,09 pada tahun 2007 menjadi 69,65 pada tahun 2012, di Sumatra Darat jumlah lansia sudah mencapai 72,20 bahkan di Kota Solok jumlah anjut usia sudah mencapai 51,12. Dengan meningkatnya jumah harapan hidup maka akan jumlah penderita penyakit degeratif juga akan meningkat, yang salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi dapat dicegah dengan dengan melakukan latihan fisik/ senam. Senam lansia adalah olah raga ringan yang mudah dilakukan dan tidak memberatkan, yang dapat diterapkan pada lansia. Aktivitas olahraga ini akan membantu tubuh lansia agar tetap bugar dan tetap segar, karena senam lansia mampu melatih tulang tetap kuat, mendorong jantung bekerja secara optimal dan membantu menghilangkan radikal bebas yang berkeliaran di dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Pulau Belibis wilayah kerja Puskemas Tanjung Paku Kota Solok. Penelitian yang bersifat Quasi eksperimen, penelitian telah dilakukan pada tanggal 17 april sampai 3 Mei 2015 dan populasi adalah seluruh penderita hipertensi di Posyandu Kelurahan Tanjung Paku wilayah kerja Puskesmas Tanjung Paku yang berjumlah 53 orang dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah Sphygmomanometer dan stetoskop serta menggunakan lembar observasi. Dari uji statistik didapatkan nilai signifikan senam dengan penurunan tekanan darah sistol dan diastol dengan p value = 0,000 (p<0,05) , dapat disimpulkan adanya pengaruh senam dengan penurunan tekanan darah. Diharapkan petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan secara berkala setiap kegiatan dalam menganjurkan klien melakukan senam lansia 3 kali seminggu minimal 30 menit dan melakukan pengontrolan tekanan darah setiap bulannya ke posyandu ataupun Puskesmas.
Download From Google Drive