Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) Menjadi Akseptor KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumanis Kabupaten Sijunjung Tahun 2020

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Irmayeni
Advisor:
Kasoema, Rahmi Sari
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Paritas, Dukungan Suami, Pendidikan, Akseptor KB.
DOI:
-
Abstract :
Program Keluarga Berencana bertujuan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Provinsi Sumatera Barat merupakan provinsi dengan persentase
peserta KB Aktif nomor dua terendah secara nasional dengan capaian peserta KB aktif 63,73%. Capaian Kabupaten Sijunjung secara keseluruhan tergolong tinggi yaitu 75,21% melebihi capaian provinsi Sumatera Barat tahun 2018, Puskesmas Kumanis memiliki capaian yang cukup rendah di wilayah Kabupaten Sijunjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan keikutsertaan Pasangan Usia Subur menjadi akseptor KB di wilayah kerja puskesmas Kumanis tahun 2020. Jenis penelitian adalah cross sectional dengan pendekatan retrospektif, Dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2020 di wilayah Kerja Puskesmas Kumanis, populasi dalam penelitian ini sebanyak orang, dan sampel sebanyak 100 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 61% responden bukan merupakan akseptor KB, 54% responden dengan pengetahuan kurang baik, 55% responden adalah ibu primipara, 53% responden mendapat dukungan menjadi akseptor KB dari suami dan 57% responden adalah PUS berpendidikan tinggi. Ada hubungan
pengetahuan (p = 0,004, OR = 0,294), paritas (p = 0,000, OR = 44.625), dukungan suami (p = 0,001, OR = 4.471), pendidikan (p = 0,000, OR = 11.235)
dengan keikutsertaan pasangan usia subur menjadi akseptor KB. Dapat disimpulkan adanya hubungan pengetahuan, paritas, dukungan suami, pendidikan dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB, untuk itu diharapkan kepada semua pihak terutama petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya keikutsertaan pasangan usia subur menjadi akseptor KB.
Download From Google Drive