Literature Review : Faktor-faktor Yang berhubungan Dengan Kejadian Baby Blues Syndrome
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sari, Neni Tila
Advisor:
Kasoema, Rahmi Sari
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Baby Blues syndrome, Post Partum Blues,Baby Blues.
DOI:
-
Abstract :
Angka kejadian postpartum blues di Asia cukup tinggi dan sangat bervariasi
antara 26-85% Diperkirakan 50-70% ibu melahirkan menunjukkan gejala-gejala
awal kemunculan postpartum blues syndrome . Hampir 50-70% wanita di Indonesia setelah melahirkan di perkirakan akan mengalami baby blues pada hari ke 4-10 pasca melahirkan Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Faktor-faktor Yang berhubungan Dengan Kejadian Baby blues syndrome. Penelitian ini menggunakan Studi Literatur Review untuk mengkaji lebih dalam keterkaitan hubungan antara paritas, usia ibu dan kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan lahir rendah. Pencarian jurnal melalui mesin pencari artikel google scholar, pubmed, science direct, dan sinta. Kriteria inklusi : Paper tertulis dalam bahasa Indonesia / bahasa inggris, di publish tahun 2015 - 2020, merupakan hasil penelitian, berisi terkait hubungan antara paritas, usia ibu dan kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan lahir rendah. Kriteria eksklusi : Tidak Full paper dan Paper hasil konferensi. Berdasarkan telaah jurnal didapatkan hasil bahwa faktor dukungan Suami, faktor Penyesuian diri, faktor dukungan keluarga dan faktor paritas dan faktor sosial behubungan dengan kejadian Baby Blues syndrome. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari faktor dukungan Suami, faktor Penyesuian diri, faktor dukungan keluarga dan faktor paritas dan faktor sosial Faktor yang paling mempengaruhi terjadinya baby blues adalah faktor dukungan keluarga, dukungan suami dan kecemasan ibu. Sehingga disarankan agar keluarga,
suami memberikan dorongan semangat kepada ibu setelah bersalin sehingga ibu merasa bahagia pasca melahirkan dan mencegah terjadinya baby blues syndrome.
antara 26-85% Diperkirakan 50-70% ibu melahirkan menunjukkan gejala-gejala
awal kemunculan postpartum blues syndrome . Hampir 50-70% wanita di Indonesia setelah melahirkan di perkirakan akan mengalami baby blues pada hari ke 4-10 pasca melahirkan Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Faktor-faktor Yang berhubungan Dengan Kejadian Baby blues syndrome. Penelitian ini menggunakan Studi Literatur Review untuk mengkaji lebih dalam keterkaitan hubungan antara paritas, usia ibu dan kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan lahir rendah. Pencarian jurnal melalui mesin pencari artikel google scholar, pubmed, science direct, dan sinta. Kriteria inklusi : Paper tertulis dalam bahasa Indonesia / bahasa inggris, di publish tahun 2015 - 2020, merupakan hasil penelitian, berisi terkait hubungan antara paritas, usia ibu dan kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan lahir rendah. Kriteria eksklusi : Tidak Full paper dan Paper hasil konferensi. Berdasarkan telaah jurnal didapatkan hasil bahwa faktor dukungan Suami, faktor Penyesuian diri, faktor dukungan keluarga dan faktor paritas dan faktor sosial behubungan dengan kejadian Baby Blues syndrome. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari faktor dukungan Suami, faktor Penyesuian diri, faktor dukungan keluarga dan faktor paritas dan faktor sosial Faktor yang paling mempengaruhi terjadinya baby blues adalah faktor dukungan keluarga, dukungan suami dan kecemasan ibu. Sehingga disarankan agar keluarga,
suami memberikan dorongan semangat kepada ibu setelah bersalin sehingga ibu merasa bahagia pasca melahirkan dan mencegah terjadinya baby blues syndrome.