Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Masdalipah
Advisor:
Sari, Novi Wulan
Miharti Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan,Sikap, pekerjaan, Dukungan Suami, Kunjungan balita ke posyandu.
DOI:
-
Abstract :
Posyandu merupakan salah satu program pemerintah dalam memantau tumbuh kembang balita, namun pada saat ini masih banyak ibu yang tidak mau membawa balita berkunjung ke posyandu.Berdasarkan laporan dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman pada tahun 2017 jumlah balita yang datang dan ditimbang di posyandu dan berkunjung ke posyandu yaitu 79%, sedangkan pada tahun 2018 jumlah balita yang datang dan ditimbang di posyandu menurun menjadi 65,61%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Faktor-Faktor Yang Berhubungan DenganKunjungan Posyandu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Tahun 2019. Jenis penelitian survey analitik, desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah KerjaPuskesmas Lansat Kadap pada Bulan Maret - Juni tahun 2020.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 2 - 5 tahun yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lansat Kadap yang berjumlah 371 orang dengan jumlah sampel 79 orang. Teknik pengambilan sampel simple random sampling.Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.
Hasil analisa univariat di dapatkan (54,4%) memiliki tingkat pengetahuan
yang tinggi,(50,6%) bersikap negatif, (60,8%) peran petugas kesehatan baik,
(57,0%) mendapatkan dukungan suami, (57,0%) yang bekerja, (55,7%) tidak
berkunjung ke posyandu balita. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p value= 0,001), sikap (p value=0,001), pekerjaan (p value=0,001) dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (p value= 0,567), dukungan suami (p value=0,241) dengan kunjungan balita ke posyandu.
Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan pekerjaan, sedangkan tidak terdapat hubungan peram petugas kesehatan dan dukungan suami dengan kunjungan balita ke posyandu. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya dalam meningkatkan kunjungan
posyandu balita.
Download From Google Drive