Literature Review : Hubungan Asupan Makanan Dengan Terjadinya Stunting Pada Anak Balita di Indonesia Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Utami, Riana
Advisor:
Harisnal
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Asupan Makanan, Stunting.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Stunting yang dialami anak dapat disebabkan oleh tidak terpaparnya periode 1000 hari pertama kehidupan mendapat perhatian khusus
kerena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang dimasa depan. Stunting dapat pula disebabkan tidak melewati periode emas yang dimulai 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan perbentukan tumbuh kembang anak pada 1000 hari pertama. Tujuan dari penelitian dengan menggunakan pendekatan kajian sistematis publikasi terkait kejadian stunting pada balita di Indonesia. Metode : Desain penelitian sebagian besar penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif. Dalam hal pemanfaatan literatur, terdapat 18 buah literatur dalam negeri, sedangkan literatur luar negeri hanya sekitar 2 sumber yang digunakan dalam kajian. Jumlah sampel yang diteliti dari 30-657 orang dan semuanya adalah data primer. Hasil : Hasil telaah sistematis menunjukkan bahwa dari 10 penelitian di tahun 2015 sampai dengan 2020 pada tahun 2018 adalah jumlah yang tertinggi yaitu 6 penelitian. . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Asupan Makanan Dengan Terjadinya Stunting Pada Anak Balita di indonesia. Kesimpulan &Saran :Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian serupa dengan memvariasikan variabel dalam penelitian seperti, faktur keturunan dan pola asuh ibu.
kerena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang dimasa depan. Stunting dapat pula disebabkan tidak melewati periode emas yang dimulai 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan perbentukan tumbuh kembang anak pada 1000 hari pertama. Tujuan dari penelitian dengan menggunakan pendekatan kajian sistematis publikasi terkait kejadian stunting pada balita di Indonesia. Metode : Desain penelitian sebagian besar penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif. Dalam hal pemanfaatan literatur, terdapat 18 buah literatur dalam negeri, sedangkan literatur luar negeri hanya sekitar 2 sumber yang digunakan dalam kajian. Jumlah sampel yang diteliti dari 30-657 orang dan semuanya adalah data primer. Hasil : Hasil telaah sistematis menunjukkan bahwa dari 10 penelitian di tahun 2015 sampai dengan 2020 pada tahun 2018 adalah jumlah yang tertinggi yaitu 6 penelitian. . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Asupan Makanan Dengan Terjadinya Stunting Pada Anak Balita di indonesia. Kesimpulan &Saran :Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian serupa dengan memvariasikan variabel dalam penelitian seperti, faktur keturunan dan pola asuh ibu.