Literature Review : Kajian Tentang Persepsi Remaja terhadap Seks Pranikah Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Khotimah, Husnul
Advisor:
Harisnal
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Remaja, Seks Pranikah.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Masa remaja sangat rentan denga perilaku yang berisiko karena rasa yang ingin tahu dan penasarannya yang kuat menjadikan remaja bisa melakukan perilaku yang beresiko salah satunya seks pranikah.Fenomena seks bebas diIndonesia semakin memperhatinkan dimana sebanyak 32% remaja usia 14-18 tahun dikota-kota besar di Indonesia pernah berhubungan seks. Di Amereikatahun 2015 41,2% yang telah melakukan seks pranikah di umur 9-12 tahun. Tujuan dari literatur review ini adalah untuk mengkaji tentang bagaimana persepsi remaja terhadap seks pranikah. Metode :studi ini diperoleh dari 2 database yaitu google scholar dan pudmad dengan menggunakan karakteria inklusi dan ekslusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur adalah persepsi remaja, seks pranikah. Hasil : Hasil studi literatur ini dari 8 jurnal yang di analisa menunjukan terdapat perbedaan persepsi faktor pendorong remaja melakukan hubungan seks pranikah yaitu, remaja yang sudah melakukan hubungan seks pranikah memliki persepsi bahwa diri sendiri dan memiliki pasangan lawan jenis sebagai penyebab banyaknya remaja yang melakukan hubungan seks pranikah, sedangkan remaja yang tidak melakukan hubungan seks pranikah memiliki persepsi bahwa karena faktor lingkungan dan teman yang mempengaruhi remaja untuk melakukan hubungan seks pranikah.
Kesimpulan: Dari hasil dapat disimpulkan menyatakan bahwa empat variabel
sangat berpengaruh dengan remaja melakukan seks pranikah, dimana persepsi
remaja tentang seks pranikah adalah ada pengaruh dari pasangan atau lawan jenis untuk melakukan seks pranikah pada remaja.
Kesimpulan: Dari hasil dapat disimpulkan menyatakan bahwa empat variabel
sangat berpengaruh dengan remaja melakukan seks pranikah, dimana persepsi
remaja tentang seks pranikah adalah ada pengaruh dari pasangan atau lawan jenis untuk melakukan seks pranikah pada remaja.