Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Irawati, Selina
Advisor:
Santi, Rini
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
KEK, Gizi,Usia,Pendapatan , Dukungan,Pengetahuan.
DOI:
-
Abstract :
Masalah gizi merupakan masalah penting di Indonesia.Ibu hamil termasuk
golongan yang rentan terjadinya gangguan gizi.Gangguan gizi pada ibu hamil yang paling sering terjadi adalah Kurang Energi Kronis (KEK).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Faktor-Faktor Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Baru Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Desa Baru dengan populasi seluruh ibu hamil yang berdomisili di wilayah kerja dengan jumlah sampel 51 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.
Hasil analisis univariat menunjukkan dari 51 responden lebih dari separuh, 27
responden ibu hamil (52,95%) memiliki asupan gizi yang kurang baik, 27 responden (52,95%) memiliki usia beresiko KEK, 30 responden ( 59,9%) memiliki pendapatan keluarga rendah di bawah UMR, 27 responden (52,95%) mengatakan keluarga mendukung terhadap Ibu hamil, 29 responden (56,86%) memiliki pengetahuan yang rendah tentang pentingnya resiko KEK, dan 26 responden (50,9%) beresiko mengalami KEK. Hasil analisis bivariat: Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan gizi ibu hamil (p value = 0,024), usia (p value = 0,002), pendapatan keluarga (pvalue= 0,009), dukungan keluarga (p value = 0,003), dan pengetahuan (p value = 0,001) terhadap resiko KEK
Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan, bahwa adanya hubungan faktor
faktor dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Disarankan kepada pihak puskesmas agar dapat memantau kesehatan ibu hamil dengan cara mengajak melakukan pemeriksaan kehamilan, agar dapat dilakukan pencegahan terjadinya resiko KEK.
Download From Google Drive