Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peran Kader Tentang Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Larasati, Sherly Nanda
Advisor:
Paramitha, Firsty Ayu
Febriyeni
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Motivasi, Pelatihan, Insentif, Peran Kader.
DOI:
-
Abstract :
Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2015 Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia sekitar 303.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan
dan persalinan. Peran kader sebagai adalah pendamping keluarga dan masyarakat terutama ibu dan anak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peran kader tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi pada 1-8 Agustus 2020. Populasi penelitian seluruh kader yang berada di wilayah kerja Puskesmas
Payo Selincah Kota Jambi berjumlah 90 orang kader. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan tinggi (68,9%) motivasi positif (68,9%) diberikan pelatihan kader (57,8%) diberikan insentif (73,3%) kader berperan (75,6%) adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan p value 0,014, motivasi p value 0,003, pelatihan p value 0,037 insentif p value 0,010 dengan peran kader tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan, motivasi, pelatihan, insentif, peran kader terhadap deteksi dini tanda bahaya kehamilan, diharapkan pihak puskesmas memberikan informasi dan penyuluhan tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan sehingga timbul kesadaran untuk melakukan pendeteksian dini tanda bahaya kehamilan.
dan persalinan. Peran kader sebagai adalah pendamping keluarga dan masyarakat terutama ibu dan anak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peran kader tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi pada 1-8 Agustus 2020. Populasi penelitian seluruh kader yang berada di wilayah kerja Puskesmas
Payo Selincah Kota Jambi berjumlah 90 orang kader. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan tinggi (68,9%) motivasi positif (68,9%) diberikan pelatihan kader (57,8%) diberikan insentif (73,3%) kader berperan (75,6%) adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan p value 0,014, motivasi p value 0,003, pelatihan p value 0,037 insentif p value 0,010 dengan peran kader tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan, motivasi, pelatihan, insentif, peran kader terhadap deteksi dini tanda bahaya kehamilan, diharapkan pihak puskesmas memberikan informasi dan penyuluhan tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan sehingga timbul kesadaran untuk melakukan pendeteksian dini tanda bahaya kehamilan.