Analisis Ketercapaian Program Kampung KB Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Oleh PUS di Jorong Musus Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2020
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Izzati, Putri
Advisor:
Wahyuni, Aria
Febriani, Yelva
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kampung KB, Penggunaan MKJP.
DOI:
-
Abstract :
Pada saat ini laju pertumbuhan pendudukan masih tinggi. Banyak wanita
pasangan usia subur yang tidak mau menggunakan kontrasepsi. Kontrapsepsi
yang paling tidak diminati yaitu metode kontrasepsi jangka panjang. Sehingga
untuk meningkatkan jumlah akspeptor MKJP pemerintah mendirikan sebuah
program yang disebut dengan kampung KB. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis Analisis Ketercapaian Program Kampung KB Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Oleh PUS di Jorong Musus Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2020. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam (indepth interview) dan Focus Group Discusion (FGD). Penelitian telah dilakukan di Jorong Musus Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2020 pada bulan Juni 2020. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 10 orang informant. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada informant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input menyatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kampung KB memang dipengaruhi banyak faktor diantaranya dari Kebijakan, sumber daya manusia, peran tokoh masyarakat
dan masyarakat, dana dan sarana serta prasarana. Pada penelitian ini komponen input dapat menjalankan perannya dengan baik sehingga output yang dihasilkan juga baik yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.dan meningkatnya jumlah akspeptor MKJP. Dapat disimpulkan bahwa program kampung KB sudah dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan,kebijakan BKKBN, dan tokoh masyarakat untuk lebih meningkatkan kinerja dalam membangun kampung KB yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan jumlah akseptor KB terutama akseptor MKJP.
pasangan usia subur yang tidak mau menggunakan kontrasepsi. Kontrapsepsi
yang paling tidak diminati yaitu metode kontrasepsi jangka panjang. Sehingga
untuk meningkatkan jumlah akspeptor MKJP pemerintah mendirikan sebuah
program yang disebut dengan kampung KB. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis Analisis Ketercapaian Program Kampung KB Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Oleh PUS di Jorong Musus Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2020. Jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam (indepth interview) dan Focus Group Discusion (FGD). Penelitian telah dilakukan di Jorong Musus Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Tahun 2020 pada bulan Juni 2020. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 10 orang informant. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada informant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input menyatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kampung KB memang dipengaruhi banyak faktor diantaranya dari Kebijakan, sumber daya manusia, peran tokoh masyarakat
dan masyarakat, dana dan sarana serta prasarana. Pada penelitian ini komponen input dapat menjalankan perannya dengan baik sehingga output yang dihasilkan juga baik yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.dan meningkatnya jumlah akspeptor MKJP. Dapat disimpulkan bahwa program kampung KB sudah dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan,kebijakan BKKBN, dan tokoh masyarakat untuk lebih meningkatkan kinerja dalam membangun kampung KB yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan jumlah akseptor KB terutama akseptor MKJP.