Determinan Pelaksanaan Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di Instansi Kesehatan Kota Payakumbuh Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Annisa, Vivi
Advisor:
Femelia, Welly
Mardison, Lidya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kawasan Tanpa Rokok, Instansi Kesehatan, Sanksi
DOI:
-
Abstract :
Penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) merupakan upaya perlindungan untuk masyarakat terhadap resiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. Dari data Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh pada tahun 2014 dapat dilihat bahwa dari 107 instansi kesehatan 85% (91 instansi) yang melaksanakan kawasan tanpa rokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan pelaksanaan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok di instansi kesehatan kota payakumbuh tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah petugas dan pengunjung lakilaki yang datang ke instansi kesehatan di Kota Payakumbuh dengan jumlah sampel sebanyak 150 sampel. Dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat dan menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa 59.3% (89 orang) tidak melaksanakan kawasan tanpa rokok. Dari hasil analisis terdapat adanya hubungan antara persepsi (pv=0.000, PR=2.211), komitmen (pv= 0.000, PR= 2.238), sosialisasi (pv= 0.000, PR=3.692), sanksi (pv= 0.000, PR= 0.217) paling kuat hubungannya dengan pelaksanaan kawasan tanpa rokok. Dapat disimpulkan bahwa sanksi berhubungan dengan pelaksanaan kawasan tanpa rokok dengan nilai asosiasi yang menyatakan bahwa orang yang tidak pernah mendapatkan sanksi menghambat pelaksanaan kawasan tanpa rokok. Disarankan kepada pihak instansi kesehatan agar melakukan monitoring dan evaluasi dengan sanksi yang diberikan agar peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok berjalan dengan seharusnya.
Download From Google Drive